KPUD Maros Tepis Berkas Tidak Lengkap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

KPUD Maros Tepis Berkas Tidak Lengkap

FAJARONLINE,MAROS — KPUD Maros menepis anggapan bahwa pihaknya menerima berkas kandidat meski belum lengkap. Ketua KPUD Maros, Ali Hasan menyebut aturan dan tahapan Pilkada harus dipahami dengan jelas oleh semua pihak, termasuk mengenai edaran yang dikeluarkan KPU Pusat.
“Banyak informasi yang mengatakan kami meloloskan berkas walaupun tidak lengkap. Itu info yang tidak bisa dipertanggung jawabkan karena yang menyebarkan mungkin belum paham aturan dan tahapan Pilkada secara menyeluruh,” kata Ali.
Dia menyebut berkas seperti SKCK, laporan kesehatan dan laporan pemeriksaan harta bisa menyusul pada tahapan perbaikan berkas. Asalkan kandidat yang bersangkutan bisa membuktikan berkas itu sedang diproses. “Buktinya berupa surat pernyataan, fotocopy bukti permohonan pennerbitan dokumen atau tanda terima, itu semua bisa dilengkapi pada tahapan perbaikan,” jelas Ali mengutip edaran KPU nomor 402/KPU/VII/2015.
Terkait tudingan bahwa petahana Hatta Rahman dapat dikenai sanksi karena melakukan mutasi pejabat jelang pendaftaran, Ali menyebut hal itu sah-sah saja sebagaimana tertuang pada PKPU nomor 9 tahun 2015. “Disana disebutkan larangan itu berlaku bagi petahana, sejak dia ditetapkan sebagai pasangan calon,” urainya.
Adapun permintaan sejumlah kalangan agar bukti pengunduran diri Husain Rasul dan H Sudirman sebagai anggota DPRD segera dimasukkan, Komisioner KPUD Maros Saharuddin menjelaskan bukti pengunduran diri akan dikejar KPUD maksimal 60 hari setelah pasangan itu ditetapkan sebagai calon bupati. “Jika tidak maka bisa digugurkan. Intinya KPUD bekerja sesuai regulasi dan mengambil langkah tegas,” katanya.
Sebelumnya, tim Nurhasan yang gagal mendaftar disebut menyiapkan langkah hukum andai pilkada serentak diundur. Mereka rencananya menyoal sejumlah ketidak lengkapan berkas dan pelanggaran-pelanggaran regulasi lainnya.
Sementara itu, tahapan Pilkada Maros diwarnai aksi unjukrasa untuk pertama kalinya. Puluhan perempuan mengatasnamakan Srikandi Butta Salewangang menggelar orasi di Patung Kuda, Kamis 30 Juli. Koordinator aksi, Suci Endang Lestari menjelaskan aksi itu mereka gelar sebagai upaya menyukseskan Pilkada Maros tanpa kanibalisme politik. (ris)
loading...
Click to comment
To Top