Buku di Perpustakaan STAIN Minim, Mahasiswa Pinjam di Kampus Tetangga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Buku di Perpustakaan STAIN Minim, Mahasiswa Pinjam di Kampus Tetangga

FAJARONLINE, PAREPARE — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kota Parepare mengeluhkan ketersediaan buku di kampus mereka. Pasalnya, fasilitas buku yang ada di perputakaan sangat minim. Mereka yang hendak mencari buku untuk digunakan sebagai bahan referensi dalam penyelesaian tugas akhir acap kali kesulitan. Tak jarang para mahasiswa STAIN harus ke kampus tetangga atau bahkan ke Makassar untuk mencari buku bahan referensi tugas mereka.

Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris di STAIN, Mulyadi, mengaku sangat sulit mencari referensi di perpustakaan STAIN Parepare. Dia pun sudah beberapa kali melaporkan persoalan ini ke pihak kepala perpustakaan namun sampai saat ini belum juga ditanggapi. “Saya mau cari referensi untuk kepentingan tugas akhir. Tapi sampai saat ini belu ketemu buku-buku yang saya butuhkan. Mestinya buku-buku yang dibutuhkan mahasiswa harus disediakan perpustakaan sebagai bahan referensi. Saat kami bertanya, katanya banyak sekali buku belum tersalurkan ke perpustakaan ini,” jelasnya, Sabtu, 1 Agustus.

Dia berharap, agar pihak STAIN Parepare, segera menambah ketersediaan buku di Perpustakaan. Ini mengingat waktu tahun ajaran baru sudah semakin dekat. “Kami ini agar pihak Rektorat STAIN Parepare, bisa menambah buku-bukunya yang ada di Perpustakaan. Apalagi jumlah mahasiswa akan bertambah, sehingga itu stok buku harus segera di tambahkan juga,” kata dia.

Bagian Pengelolaan Data Perpustakaan STAIN Parepare, Muhammad Arsyad, membenarkan keterbatasan buku di perpustakaan yang dikelolanya. Pihaknya pun sudah melakukan pengusulan pada bagian Rektorat STAIN Parepare agar menambah stok buku, namun belum mendapatkan tanggapan. “Kami sudah lakukan permohonan pengadaan buku pada tahun ini. Memang ada beberapa yang kami usulkan, mulai dari buku usulan dosen, pihak pembaca lainnya dan juga usulan dari Mahasiswa sendiri. Namun sampai saat ini, stok pengadaan itu belum kami terima, dari panitia Pengadaan buku,” katanya.

Arsyad, mengaku, proses pengadaan tahun ini nmengalami masalah keterlambatan. Alasannya pun dia tak tahu. “Memang tahun ini ada keterlambatan pengadaan. Kendala terjadi di bagian pengadaan. Kami akan segera konsultasikan, agar ini segera bisa diadakan oleh panitia pengadaan, sebelum tahun ajaran baru,” katanya. (syl)

To Top