Kelangkaan Elpiji “Melon” di Sidrap Merembes ke Parapare – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Kelangkaan Elpiji “Melon” di Sidrap Merembes ke Parapare

FAJARONLINE, PAREPARE — Kelangkaan gas elpiji tabung 3kg di Kabupaten Sidrap merembes ke Kota Parepare. Buktinya, si “melon” ini tak mudah di jumpai baik di tingkat pengecer maupun di pangkalan.

Sejumlah warga di Parepare mengaku si “melon” sulit didapatkan dari pengecer maupun dipangkalan. Kalau pun ada, warga harus membayar diatas dari harga normal.

“Sulit pak, karena di pengecer dan pangkalan sepertinya sudah kehabisan stok. Kalo sudah begini dimana lagi kita mau beli, terpaksa kita cari di tempat lain dan rata-rata harganya lebih mahal,” kata Rosdiana, Warga Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Sabtu, 1 Agustus.

Harga Eceran Tertinggi‎ (Het) untuk gas elpiji 3kg di Parepare hanya Rp15,500. Namun saat ini rata-rata pengecer menjual hingga harga Rp25.000. Bahkan, didaerah lain seperti di Kab Sidrap, dan Pinrang, harganya mencapai Rp30.000.

Keluhan serupa dikatakan, Zaenal, warga Ujung Baru, Kecamatan Soreang. Dia mengaku sangat sulit menemukan elpiji 3kg sejak sebulan yang lalu. Pmdi tempat langganannya pun mengaku bahwa stok gas “melonnya” tidak ada sejak beberapa minggu belakangan.

“Alasannya selalu habis, padahal kita tahu setiap hari distribusi dari pangkalan selalu ada. Kami curiga, kelangkaan di sini efek dari kelangkaan di sidrap dan pinrang,” katanya dengan kesalnya.

Salah satu agen di Jalan Harapan Parepare, Syaifullah membenarkan kelangkaan gas elpiji tabung 3KG. “Betul pak, gas 3 kg sekarang susah. Saya sudah dua hari kehabisan dan belum datang. Padahal banyak warga yang mau beli,” katanya. (syl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top