Isyaratkan Wajah Baru – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Isyaratkan Wajah Baru

FAJARONLINE, MAKASSAR — Peserta tanwir Muhammadiyah 2015 mengisyaratkan untuk memilih wajah baru. Termasuk kader muda. Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dr Bambang Sudibyo, saat ditemui FAJAR setelah melakukan pemilihan 39 nama bakal calon formatur, mengaku dia sudah tidak muda lagi untuk memimpin Muhammadiyah.”Kalau saya bisa lolos formatur 13, alhamdulillah. Tetapi akan lebih bagus juga kalau orang-orang yang lebih muda. Saya sendiri lebih setuju jika pengganti Din Syamsuddin adalah seorang yang berpengetahuan agama yang dalam,” kata Bambang. Mantan menteri pendidikan di masa pemerintahan KH Abd Rahman Wahid tersebut menyampaikan, calon pimpinan harus intelektual yang kiai. “Muda, berwawasan luas, punya pengetahuan agama yang dalam, konfrensif, kepemimpinan yang menonjol, dan didukung oleh mayoritas peserta muktamar,” ujarnya. Sebelumnya setelah meresmikan Pusdim Kota Makassar, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, juga mengisyaratkan agar pimpinan Muhammadiyah ke depan didominasi wajah baru.

“Minimal setengahnya wajah baru. Saya tidak ingin menyebut nama karena itu tidak etis,” katanya. Pada pembukaan sidang tanwir kemarin, ketua MUI ini beberapa kali memuji ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, KH Alwi Uddin. Menurutnya, Alwi Uddin salah satu pemimpin yang cukup cakap. Buktinya, mengupayakan kesuksesan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar. “Silakan berdiri pak Alwi Uddin,” kata Din Syamsuddin memperkenalkan Alwi Uddin kepada ratusan peserta tanwir. Dia juga memperkenalkan sejumlah delegasi Muhammadiyah dari luar negeri. Mereka antara lain berasal dari Kamboja dan Jepang. Menurutnya, sidang tanwir kali ini bersifat khusus. “Sejumlah daerah mengalami kemajuan pesat setelah muktamar. Muhammadiyah harus siap bersaing dan bertanding dalam memperbaiki dan berkonstribusi bagi perbaikan negara. Isu-isu strategis berkaitan keumatan dan kebangsaan belum seluruhnya bisa diatasi. Ini yang akan dilanjutkan pimpinan berikutnya,” katanya.Din berharap muktamar berkualitas dan bermartabat. “Kita bermusyawarah. Muktamar ini diharapkan menjadi uswah bagi yang lain,” imbuhnya.(sam-ham/ian-amr)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 2 Agustus 2015

 

loading...
Click to comment
To Top