55 Persen Sampel Makanan di Jakarta Mengandung Bahan Berbahaya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

55 Persen Sampel Makanan di Jakarta Mengandung Bahan Berbahaya

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengimbau para pedagang tidak menggunakan bahan berbahaya ke dalam makanan dan minuman yang mereka jual. Pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku tidak akan berkompromi terhadap tindakan kejahatan.

“Saya akan sangat keras untuk bereskan ini,” kata Ahok saat memberikan sambutan dalam rangka HUT ke-49 SMA Negeri 19 Jakarta, Jalan Perniagaan Nomor 31, Jakarta Barat, Minggu (2/8).

Ahok bahkan tak keder dianggap sebagai pelanggar hak asasi manusia (HAM). Sebab, dia lebih memilih untuk melindungi warga Jakarta. “Saya katakan membiarkan 10 juta orang mati itu lebih melanggar HAM daripada mematikan 1.000 orang. Ini prinsip saya. Posisi saya sangat jelas,” ucap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Ahok menjelaskan, ‎Pemerintah Provinsi DKI menemukan 55 persen sampel makanan yang dijual di pasar mengandung bahan makanan berbahaya. Itu bisa mendatangkan penyakit bagi masyarakat. Salah satunya adalah kanker.

“Sekarang makan es cendol itu merah-merahnya mengandung Rhodamin B. Rhodamin B ini pewarna untuk tekstil. Itu bisa kena kanker hati. Jadi orang kita ini keterlaluan,” ‎tutur Ahok.

Selain itu, mantan politikus Partai Gerindra ini juga menemukan pabrik tahu yang sengaja menggunakan formalin. Ia menceritakan, pabrik tahu itu sudah memulai produksi ‎sebelum lebaran. Hal itu dilakukan karena mereka tahu pasti pegawai pabrik terlambat datang imbas libur lebaran.

“Itu pabrik tahu produksi yang banyak sebelum lebaran.‎ Bagaimana supaya tahan? Dia kasih formalin seperti pengawetan orang. Saya mengimbau jangan sampai masuk penjara karena produksi makanan seperti itu,” tandas‎ Ahok.(gil/jpnn)

Click to comment
To Top