Di Bulukumba, Masyarakat Boleh Tangkap Polisi Yang Nakal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Di Bulukumba, Masyarakat Boleh Tangkap Polisi Yang Nakal

FAJARONLINE,BULUKUMBA — Kepolisian Resort Bulukumba sedang memprogramkan “warga tangkap polisi”. Hal ini dilakukan untuk membuat efek jerah bagi aparat kepolisian.

Kapolres Bulukumba, AKBP Selamat Riyanto, yang baru menjabat sekitar satu bulan terakhir ini, mengungkapkan Program yang sedang dalam tahap rancangan ini dianggap bisa membantu pihak kepolisian memberantas peredaran narkoba, yang diduga melibatkan anggotanya di daerah ini.

Menurutnya, dimata hukum tidak ada yang kebal, semua sama baik warga biasa maupun penegak hukum, sehingga kehadiran program yang akan dibuat bertujuan mengubah pola pikir masyarakat. “Sebab, warga dan polisi adalah mitra keduanya, bukan musuh. Polisi tak bisa senaknya melanggar karena berdasarkan pada kemauannya. Mulai saat ini kita akan ubah semua, kalau polisi tangkap warga itu sudah biasa, tapi sekarang warga boleh tangkap polisi,” tegasnya, senin 3 Agustus.

Ia tidak segan-segan akan memberikan reward bagi warga yang berhasil menangkap polisi, jika berbuat kesalahan. Pihaknya juga akan memberikan perlindungan kepada warga yang sukses menangkap. Bahkan, dia menyarankan jika ada oknum polisi yg marah, karena ditangkap, sebaiknya langsung melaporkan Kapolres.

” Itu urusan saya, kalau dia marah. Tidak perlu takut. Itu menjadi tanggung jawab saya,” tegasnya.

Mantan Kapolres Almahera Utara, Maluku ini mengaku, sejauh ini, peredaran narkoba sudah mulai berkurang dibanding sebelumnya, beberapa oknum polisi yang diduga menjadi pengedar sudah menghilang, termasuk oknum anggota “beking”bandar. Sehinga sedikit mengalami kesulitan guna menangkap langsung bersama barang buktinya, terlalu cepat publikasi keluar.
Padahal, sudah ada beberapa orang yang masuk dalam incaran. “Masalah ini tetap kita prioritaskan. Tidak ada ampun bagi anggota. Kalau perlu, hukumannya dua kali lipat dari warga,”terangnya.

Untuk itu, ia berharap peranan masyarakat bisa membantu untuk mengurangi kejahatan yang telah dilakukan para oknum kepolisian. Menurutnya, program ini tidak akan sukses jika tidak ada keterlibatan warga.

Aktivis Forum Pemerhati Korban Narkoba (FPKB) Bulukumba, Syahrir Bucek, mengungkapkan, bahwa pelibatan warga dalam program kepolisian memang belum berjalan maksimal. Padahal, seharusnya dia melibatkan guna memberantas peredaran narkoba dan berbagai aksi kejahatan lainnya. “Kami sangat mengapresiasi ini. Selain itu, sebagian warga takut melaporkan, karena takut akan ancaman oknum polisi yang melanggar. Namun, jika polisi menjamin keselamatannya, maka mungkin akan melaporkan,”tambahnya. (taq)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top