Jalanan Desa Tertutup Pedagang Pasar, Warga Sayung Ngadu ke DPRD Demak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Jalanan Desa Tertutup Pedagang Pasar, Warga Sayung Ngadu ke DPRD Demak

DEMAK, RAJA – Puluhan warga Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, mengadu ke kantor DPRD Demak, Senin (3/8) pagi. Mereka mengadu lantaran tertutupnya akses jalan desa akibat aktivitas pedagang Pasar Sayung yang sudah sepuluh tahun meluber hingga memakan badan jalan.

Kedatangan warga Sayung disambut oleh Komisi B dan C, juga tampak Muspika Sayung, Dinperindagkop UMKM, Satpol PP, DPUPPE dan Balai Besar PU PERA Jateng.
Munawir selaku Pj Kepala Desa Sayung menuturkan kedatangannya dengan didampingi ketua BPD Sayung bersama warga ke Kantor DPRD Demak itu bertujuan untuk menyampaikan keluhan warganya atas dasar Musyawarah Desa tertanggal 25 Maret 2015 tentang penyerapan aspirasi terkait jalan utama keluar masuk desa yang selama ini tertutup oleh aktivitas pedagang Pasar Sayung. Warga pada saat pagi hingga siang hari yang akan melakukan aktivitas baik berangkat kerja maupun ke sekolah atau aktivitas lainnya terganggu.
Selain itu Munawir menambahkan, warga juga minta agar antara area Pasar Sayung dengan jalan desa diberi batas berupa tembok untuk menetralisir aktivitas pedagang pasar serta parkir resmi maupun liar yang berpotensi mengganggu jalan keluar masuk desa.
“Kami ke sini (kantor DPRD Demak, Red) dengan didampingi Ketua BPD Sayung bersama warga ingin akses utama jalan keluar masuk desa agar netral dari aktifitas pedagang serta usaha lainnya dan kami minta kepada instansi terkait untuk segera menertibkannya secara serius,” jelas Munawir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, pihak Pemerintah Desa Sayung atas dasar musdes sudah melakukan upaya sosialisasi, memasang papan berupa larangan, serta mengundang pihak pengelola pasar, akan tetapi hasil itu masih tidak diindahkan oleh pedagang pasar dan parkir resmi maupun liar.
Sekretaris Komisi B Sonhaji mengapresiasi keluhan warga yang aktivitasnya terganggu hampir sepuluh tahun. Menurutnya, warga sudah cukup bersabar menghadapi kondisi tersebut, sehingga pemerintah memang harus segera turun tangan untuk mengatasinya.
Hal senada juga disampaikan Rozikan Ketua Komisi C DPRD Demak. Pihaknya meminta kepada Disperindagkop UMKM dan Satpol PP agar segera bertindak untuk mentertibkan permasalahan yang dihadapi warga sayung.
Sementara Kabid Pasar dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Dinperindagkop) UMKM Shokip dan Kepala Satpol PP Demak Yulianto mengaku siap akan mentertibkan pedagang dan aktivitas lainnya yang mengganggu Jalan Utama Desa Sayung itu. (fiz)

To Top