Pati Raih Sejumlah Prestasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Pati Raih Sejumlah Prestasi

PATI, RAJA – Jelang hari ulang tahunnya, Kabupaten Pati meraih sejumlah prestasi. Pertama, Juara III lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Nasional dan yang kedua dari tingkat provinsi yaitu Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM. Hal itu diungkapkan Bupati Pati Haryanto saat membuka Pameran Hasil Karya Pemuda di Alun-Alun Pati, akhir pekan kemarin.

Desa Medani Kecamatan Cluwak telah lebih dahulu masuk enam besar perlombaan serupa. Sebelum ditetapkan sebagai juara tiga, desa ini pun sempat dikunjungi oleh tim penilai tingkat nasional. Sementara itu Penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari tingkat Provinsi diberikan kepada Bupati Pati Haryanto. Penilaian didasarkan pada keberpihakan Bupati pada koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pada 18 Juni Tim Penilai Tingkat Provinsi telah melakukan visitasi. Kunjungan visitasi ini dilakukan setelah Pati masuk 15 besar berdasarkan hasil penilaian berkas yang dikirim oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati.

Dunia pendidikan pun tak ingin kalah memberikan tambahan kado Hari Jadi Pati. Tim penilai lomba tata kelola dana BOS tingkat Nasional kemarin pun turut mengadakan visitasi ke SMPN 4 Pati yang telah berhasil lolos seleksi hingga mewakili provinsi Jawa Tengah dalam perlombaan tata kelola dana BOS tingkat nasional. Kepala Disdik Kabupaten Pati, Sarpan memaparkan bahwa tahun lalu Pati juga sempat menjadi juara 3 nasional lomba tata kelola dana BOS untuk tingkat SD. “Semoga melalui SMPN 4 Pati untuk tahun ini kita bisa meraih juara lagi dan kalau bisa menjadi juara 1 nasional biar jadi kado hari jadi Pati,” harapnya.

Masih dalam rangkaian Hari Jadi, setelah Bupati menyampaikan prestasi-prestasi kabupaten Pati dalam sambutannya di acara pembukaan pameran, Haryanto pun membocorkan salah satu nilai plus Kabupaten Pati hingga Pemprov memberikan penghargaan padanya. “Salah satunya karena kita komitmen untuk pengembangan batik lokal. Mulai dari Perbup penggunaan seragam batik Mina Tani hingga keseriusan Pemkab mendorong tumbuhnya batik-batik khas di sejumlah kecamatan lain seperti Batik Langse dari Margorejo, Batik Pesantenan dari Tambakromo dan Batik Bumi Saridin dari Kayen. Selain itu pencanangan gerakan cinta produk lokal Pati dan pembangunan Pasar Produk Lokal di Jalur Pantura juga jadi nilai tambah tersendiri ,” ungkapnya panjang lebar.

Pameran Hasil Karya Pemuda yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus di Alun-Alun yang dibuka Bupati juga tak sepi dari para pengrajin Batik. Di samping itu, pameran yang diselenggarakan oleh Disbudparpora Kabupaten Pati ini juga membuka puluhan stan lain dari berbagai kelompok wirausaha muda.

Pengunjung pameran pun tak dipungut biaya untuk masuk ke stan pameran. Masyarakat pun kini dapat mengikuti malam final Duta Wisata yang digelar di Alun-Alun Simpang Lima Pati.

“Jika dulu terkesan eksklusif digelar di hotel, kini sengaja diselenggarakan di alun-alun agar masyarakat luas bisa memberikan saran masukan untuk para peserta. Karena para kontestan ini pun nantinya akan menjadi wakil Pati di tingkat Provinsi ,” terang Haryanto. (*)

To Top