Pembagian Air di Kendal Diawasi TNI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Pembagian Air di Kendal Diawasi TNI

KENDAL,RAJA – Puluhan hektare padi di Kendal, Jawa Tengah, terancam gagal panen akibat kemarau panjang. Pembagian jatah air untuk sawah para petani pun melibatkan TNI.

Sedikitnya, ada 50 hektare sawah padi di tiga desa di Kecamatan Brangsong, Kendal, yang terancam gagal panen. Pembagian air dari Bendungan Kramat, Jawa Tengah, pun dibatasi dan diawasi personel TNI.

“Sudah dua bulanan lebih tidak ada hujan sejak tanam padi hingga sekarang. Akibatnya padi mulai layu dan mati,” kata seorang petani asal Brangsong, Muadi, Sabtu (1/8).

Muadi mengatakan rata-rata padi yang terancam gagal panen berusia dua bulan. Sementara jatah air untuk sawah para petani diberikan setiap Jumat selama 24 jam. Pembagian jatah air ini diawasi satu personel TNI di masing-masing desa. Pasalnya, apabila tidak diawasi maka mesin diesel untuk menyalurkan air ke sawah dibiarkan menyala sehingga dikhawatirkan pembagian air tidak merata. Meski demikian, para petani mengaku pasrah.

Petugas Bendung Kramat Aziz mengatakan kemarau panjang mengakibatkan debit air menipis. Pembagian air untuk sawah pun diupayakan merata agar tak banyak padi yang gagal panen.

“Air di Bendung Kramat mulai menipis karena sudah hampir 3 bulan tidak ada hujan. Sehingga debitnya makin kecil tidak bisa mengaliri saluran irigasi sampai di ujung Brangsong,” kata Aziz.

Menurutnya pembagian air ini terpaksa melibatkan TNI sebab para petani berebut untuk mendapatkan air. Tak jarang pembagian air berujung ribut sebab mereka khawatir sawah gagal panen. (mt)

Click to comment
To Top