Di Bulukumba, Sepekan 18 Rumah Warga Terbakar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Di Bulukumba, Sepekan 18 Rumah Warga Terbakar

FAJARONLINE,BULUKUMBA – Dalam sepekan Jumlah rumah terbakar di Kabupaten Bulukumba terbilang tinggi. Dari kejadian yang dihimpun hanya dalam sepakan sudah ada 18 hangus rata dengan tanah. Kemarin, tiga rumah di desa Sopa, Kecamatan Kindang, dan satu desa Caramming, Bontotiro, kembali dilalap sijago merah, Senin  3 Agustus kemarin, dini hari kemarin. Tetapi, hampir semua kebakaran itu selalu dikarenakan arus pendek listrik.

Kemarin, Kebakaran yang menimpa rumah milik, bernama Muli, Hj Sitti, dan Kira, terjadi diduga kembali karena korsleting jaringan listrik, tidak ada korban jiwa, namun jumlah kerugian akibat peristiwa ini diprediksi mencapai puluhan juta rupiah. Sebab, tak satupun yang berhasil diselamatkan.
Sebelumnya juga pernah terjadi kebakaran di Kampung Jentak, Kecamatan Ujung Bulu, juga menghanguskan sekitar 14 rumah. Penyebab kebakaran sama yakni, pengaruh jaringan yang korsleting.

Ismail salah seorang anak korban yang terjadi di Desa Sopa kecamatan Kindang mengungkapkan, bahwa api berawal dari pemilik rumah yakni Muli. Selanjutnya, menjalar ke rumah dua korban lainnya. Api tidak berhasil dipadamkan, karena sudah membesar, mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba di lokasi juga tidak berhasil. Sebab, semua sudah hangus terbakar. Meski tak ada korban jiwa, hanya kerugian cukup besar nilainya. “Iya, tiga rumah hangus. Tidak ada lagi barang yang berhasil kami selamatkan,” keluhnya kemarin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Akrim mengatakan, kebakaran yang terjadi didua lokasi berbeda ini hampir bersamaan, meski kejadian lebih awal di desa Caramming. Dia menduga jika penyebab kebakaran karena arus pendek jaringan listrik. Bantuan terhadap korban sudah disalurkan seperti bantuan beras, sarung dan sejumlah bantuan lainnya. “Bantuan sudah diserahkan kesana. Tapi, sifatnya penanganan darurat saja dulu,”ungkapnya.

Selanjutnya, menurut dia, pemerintah siap melakukan ganti rugi terhadap korban guna pembangunan rumahnya kembali. Asal kata dia, melengkapi berkas atau data kerugian, kemudian melapor pemerintah setempat, dan meneruskan ke BPBD Bulukumba. Pemkab pasti akan turun menindaklanjuti guna proses pencairan anggaranya Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD). Namun, sejauh ini belum ada melaporkan berapa jumlah kerugian secara keseluruhan. “Iya, kita akan bantu. Kami harap korban bersabar,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Pemerintaan dan Kerjasama Pers Humas Pemkab Bulukumba, Asrul Sani, menghimbau kepada semua warga agar waspada terhadap kemungkinan terjadi kebakaran. Musim kemarau yang sedang melanda diwilayah ini memang dianggap rawan. “Kita berharap warga bisa memperhatikan arus pendek yang ada disetiap rumahnya. Kita akan upayakan bagaimana bantuan dari pemerintah secepatnya,” sebutnya. (taq)

loading...
Click to comment
To Top