Inilah Keinginan Kaukus Muda Muhammadiyah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Inilah Keinginan Kaukus Muda Muhammadiyah

FAJAR ONLINE,MAKASSAR — Sejak semalam, agenda sidang muktamar sudah dilakukan. Hari ini, agenda kembali berlanjut.

Akan ada banyak agenda persidangan yang bakal harus diikuti oleh peserta mumtamar yg berjumlah 2600-an peserta dari Sabang sampai Merauke.

Tim SC muktamar sudah menyusun materi muktamar muhammadiyah yang terdiri dari program Muhammadiyah 2015-2020, strategi baru dakwah Muhammadiyah menghadapi segmentasi masyarakat yang dinamis dan isu- isu strategis Muhammadiyah menghadapi dinamika keumatan dan kebangsaan

Bachtiar Kurniawan, Koordinator Kaukus Muda Muhammadiyah mengatakan, Program Muhammadiyah 2015-2020 penting untuk dibahas, karena itu akan menentukan bagaimana kontribusi Muhammadiyah secara praksis. Muktamirin harus membahas secara serius supaya program yg ditetapkan benar- benar program yg realistis dan berbobot.

“Strategi baru dakwah Muhammadiyah juga perlu mendapat perhatian, lantaran dinamika perubahan zaman terus bergulir cepat seiring dengan revolusi transportasi dan teknologi informasi,” begitu kata Bachtiar melalui keterangan tertulisnya, sesaat lalu.

Menurutnya, dakwah muhammadiyah perlu memetakan secara cermat segmen dakwah muhammadiyah, mulai dari segmen dakwah masyarakat menengah ke atas, menengah ke bawah, kelompok marginal, kelompok berkebutuhan khusus seperti penyandang disabilitas, PSK, LGBT, preman, hijaber, artis dan tidak lupa kelompok masyarakat virtual- sosial media.

“Dakwah Muhammadiyah harus bisa menerabas sekat tradisional segmen dakwah masyarakat,” imbuhnya.

Muktamirin juga harus mencermati dinamika dunia yang berubah cepat, begitu banyak isu- isu strategis perubahan zaman yang melingkupinya

“Kami berharap, muktamirin tidak hanya terfokus pada aspek politik, pergantian atau pemilihan Pimpinan saja. Jangan hanya terkecoh hanya pada sosok-figur sehingga energi terkuras habis mengurusi orang yang mengganti Din Syamsudin dan pimpinan yang lain sehingga melupakan hal yang substansial dalam muktamar. Selamat bermuktamar,” kuncinya. (Iad)

loading...
Click to comment
To Top