Istana: Pasal Penghinaan Presiden, Pernah Diusulkan SBY – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Istana: Pasal Penghinaan Presiden, Pernah Diusulkan SBY

JAKARTA–Pihak Istana mengakui bahwa usulan adanya pasal penghinaan Presiden dalam draf revisi rancangan KUHP memang berasal dari pemerintah. Tapi, usulan itu sudah ada sejak pemerintah SBY. Pemerintahan Jokowi hanya meneruskan.

“Ini pernah diusulkan pemerintahan lalu. Jadi, MK itu membatalkan pasal penghinaan ini pada 2006, lalu pemerintahan Pak SBY mengajukan revisi KUHP ke DPR pada 2012. Namun, saat itu belum dibahas. Nah, tahun ini revisi KUHP masuk prolegnas di DPR,” jelas Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/8).

Nah, usulan kali ini dengan usulan yang disampaikan SBY dulu secara substantif sama. Usulan kali hanya memperinci hal yang dimaksud penghinaan dalam pasal itu. Jadi, tidak memukul rata semua yang mengkritik disebut menghina.

“Yang dulu kan pasal karet, semua bisa dipidanakan. Nah, di RUU yang nanti lebih jelas. Pihak-pihak yang mengkritik, mereka yang mengontrol pemerintahan untuk kepentingan umum tidak bisa dipidanakan,” imbuhnya.

Lalu, seperti apa kategori menghina? Menurut Teten, di antara yang masuk menghina itu memfitnah atau menyebarkan hal bohong tanpa fakta. [sam/rmol]

loading...
Click to comment
To Top