Kirab Budaya Warga Pesisir Demak Jadi Destinasi Wisata di Jateng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Kirab Budaya Warga Pesisir Demak Jadi Destinasi Wisata di Jateng

DEMAK, RAJA – Banyak cara dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Seperti yang dilakukan warga Desa Bungo Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang menggelar Kirab Budaya, Selasa (4/8).

Ratusan warga, baik itu orang tua, muda-mudi dan anak anak, mengikuti Kirab Budaya ini. Dipimpin oleh kepala desa setempat, warga yang berpakaian adat Jawa mengarak dua buah “Gunungan” setinggi 1,5 meter itu.
Diiringi musik rebana, Satrio Kembar dan Putri Domas serta dikawal Prajurit Patang Puluhan yang merupakan pasukan Kerajaan Demak Bintoro, peserta kirab berkeliling desa mengarak “Gunungan” berisi hasil bumi dan laut.
Acara tahunan yang digelar oleh masyarakat pesisir itu, mendapat sambutan antusias tidak hanya warga Desa Bungo namun juga warga desa-desa di wilayah Wedung dan sekitaranya. Terlebih rombongan Kirab Budaya tersebut juga menampilkan Seni Barongan Khas Demak, Drum Bang dan kesenian lainnya.
Menurut Imam Wahyudi, Kades Bungo, kirab budaya merupakan ritual tahunan yang digelar warga desa, sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil bumi dan tangkapan laut diberikan oleh Allah SWT selama setahun ini.
“Ini adalah wujud syukur kami sebagai umat manusia, agar rejeki berupa hasil bumi dan laut mendapat barokah,” jelasnya.
Imam menjelaskan, usai kirab mengelilingi desa, acara dilanjutkan dengan berziarah ke makam Mbah Panji Kusuma yang merupakan pendiri Desa Bungo.
Setelah berdoa di makam yang dikeramatkan penduduk setempat, dua buah “Gunungan” selanjutnya dibagikan kepada warga yang sudah menanti untuk membawa pulang hasil bumi dan laut yang dianggap membawa bertuah tersebut.
Dengan diselenggarakannya Kirab Budaya ini, sambung Imam, agar para generasi muda khususnya warga Desa Bungo dapat mewarisi semangat perjuangan dan pengorbanan serta budaya luhur adiluhung dari para leluhur. Serta memelihara budaya gotong royong dan saling memberi (shodaqoh, red) kepada sesama warga yang diwujudkan dalam bentuk “gunungan” berisi hasil bumi dan tangkapan laut.
“Tradisi Kirab Budaya yang merupakan warisan leluhur ini, harus kita pelihara dan dilestarikan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Demak, M Ridwan, mengatakan, Pemkab Demak menyambut baik dan mendukung Kirab Budaya di Desa Bungo yang sudah keenam kalinya diselenggarakan itu. Dia berharap Kirab Budaya yang mengangkat kearifan lokal dari sisi religi dan budaya masyarakat pesisir dapat mengangkat potensi daerah di bidang pariwisata.
“Kirab Budaya Di Desa Bungo menjadi salah satu destinasi wisata di Propinsi Jateng terutama dari sisi religi dan budaya. Silakan berkunjung ke Demak,” kata Ridwan berpromosi. (pit)

loading...
Click to comment
To Top