Pelukis Tanpa Tangan Bikin Galery Senilai Rp1,25 M – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pelukis Tanpa Tangan Bikin Galery Senilai Rp1,25 M

SALATIGA, RAJA – Gedung dengan ukuran 18 meter x 15 meter yang diberi nama ‘Saung Kelir’ yang di dalamnya berwujud Galery Sabar Subadri di Jalan Merak No 56 Kalseman, Kecamatan Sidomukti, Salatiga ini merupakan mimpi besar Sabar Subadri. Hal ini pernah diungkapkannya beberapa tahun lalu. Demikian dikatakan Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM di sela-sela meresmikan Galery Sabar Subadri, Selasa (4/8).

“Saya dan Mas Sabar ini memang sudah kenal lama, semenjak saya belum menjadi walikota. Bahkan, impian untuk mempunyai galery itu
telah lama sakali. Dan kali ini, mimpi itu benar-benar terwujud. Terus terang, saya berikan apresiasi kepada Mas Sabar, yang merupakan
‘orang aneh’, saya menyebutnya. Meski tidak memiliki kedua tangan, tetapi kemampuan maupun kecerdasannya dapat berbicara di
tingkat internasional,” tandas Yuliyanto.
Menurutnya, dengan eksistensi Sabar Subadri ini dapat menjadi ikon baru Salatiga, khususnya di bidang seni. Ditengah kekurangan yang
ada, ternyata ada orang punya kelebihan dan Sabar Subadri ini adalah satu-satunya di Kota Salatiga. Bahkan, harapannya ada kerjasama
antara Pemkot Salatiga dengan Sabar Subadri, hal ini terkait jika ada tamu-tamu khususnya/rombongan yang datang ke Salatiga, dapat
diajak mengunjungi Galery Sabar Subadri ini.
“Karya anda (Sabar Subadri, pelukis kaki) sangat luar biasa, dari mimpi yang telah lama diidamkan, kini akhirnya bisa terwujud. Kami
merasa bangga bahkan masyarakat Salatiga juga merasa bangga,” tandas Yuliyanto.
Usai Walikota Salatiga melakukan pengguntingan pita tanda diresmikannya Galery Sabar Subadri ini, berkenan melihat ‘demo lukis’ yang
dilakukan empat pelukis rekan Sabar Subadri. Keempat pelukis ‘unik’ itu masing-masing Muh Amatulloh (pelukis kaki dari Gresik Jatim),
Faizal Rusdi (pelukis mulut dari Jakarta), Muh Asrul (pelukis kaki dari Gianyar Bali) serta Agus Yusuf (pelukis kaki dan mulut dari Madiun
Jatim).
Sementara, pelukis kaki sekaligus pemilik Galery Sabar Subadri dalam sambutannya, mengaku jika membangun galery ini dibutuhkan
waktu mencapai satu tahun. Anggaran yang digunakan untuk membangun dan kelengkapan galery mencapai Rp 1,25 miliar yang
dikumpulkan sejak beberapa tahun lalu.
“Saya membangun gedung ini memakan waktu kurang lebih satu tahun lamanya dan memakan anggaran mencapai Rp1,25 miliar. Untuk
desain gedung, saya sendiri yang membuatnya,” tandas Sabar. (hes)

loading...
Click to comment
To Top