Ajiep: Setop Merasa Untung dari Melonjaknya Dollar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Ajiep: Setop Merasa Untung dari Melonjaknya Dollar

JAKARTA – Beberapa waktu lalu Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Agus Arifin Nu’mang menyatakan  kenaikan kurs dollar terhadap rupiah membawa keuntungan bagi Sulsel. Namun hal itu dibantah Wakil Ketua Komite IV DPD RI Ajiep Padindang, kepada FAJAR, Rabu (5/8) 2015.

Menurut Ajiep, pernyataan pemerintah tersebut hanya melihat secara umum saja. Harus berhenti melihat masalah ini hanya sekilas.

“Bahwa Sulsel adalah penghasil komoditas ekspor yang mendapatkan nilai lebih dari tukar dollar, mungkin benar. Tapi harus dilihat dulu ekspornya gimana? Karena ada yang diekspor tidak melalui Makassar sehingga transaksinya juga bukan di Makassar, tetapi di Surabaya atau di Jakarta, misalnya,” jelas mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Selain itu, apa yang diperoleh dari hasil ekspor tersebut hanya nilai secara umum. Sementara nilai yang didapat oleh masyarakat bagaimana? “Itu yang harus diperhatikan,” tambahnya.

Dijelaskan, nilai tukar dollar memang kini menjadi masalah besar, tak terkecuali di Sulsel. Jika dulu, lanjut Ajiep, dampak dari nilai tukar dollar di Sulsel sangat bagus kalau terjadi peningkatan. Akan tetapi, hal tersebut kini terbalik, tidak lagi seperti dulu.

“Karena kita punya komoditas ekspor tidak cukup bagus. Seperti udang, kakao, dan lainnya. Di samping itu juga, jika dulu yang menikmati hasil ekspor adalah para petani, sekarang justru yang menikmati itu para pengusaha,” pungkasnya.

Dijelaskan, hal itu terjadi dikarenakan para pedagang yang membeli di daerah-daerah dengan harga yang biasa kemudian para pedagang ini mendapat kompensasi atas kurs dollar yang diekspor keluar. “Jadi tidak menyentuh langsung kepada masyarakat kecil, karena kita punya kakao di Sulsel ini bukan kakao perusahaan tapi kakao rumah tangga,” tukasnya. (hrm)

Click to comment
To Top