Aksi Spontan, Muktamirin Kumpul Rp70 Juta untuk Tolikara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Aksi Spontan, Muktamirin Kumpul Rp70 Juta untuk Tolikara

MAKASSAR, FAJARONLINE -– Kepedulian warga Muhammadiyah patut diacungi jempol. Aksi spontan mengumpulkan dana untuk korban korban insiden di Tolikara, Papua jadi buktinya.

Kemarin, pengumpulan dana terjadi begitu saja. Tanpa komando dan perintah. Uniknya lagi, itu terjadi saat sidang pleno II berlangsung di Balai Sidang Muktamar kampus Unismuh, Selasa 4 Agustus.

Aksi ini berlangsung sesaat, setelah Wakil Ketua PWM Muhammadiyah Papua, Hasan menyampaikan laporan di panggung utama. Pleno kedua pada Selasa ini memang diagendakan untuk mendengarkan laporan dari PWM Muhammadiyah dari 34 provinsi se-Indonesia.

Dana dihimpun dengan menggilir kardus ke deretan kursi para muktamirin. Setelah dihitung, jumlahnya mencapai Rp70 juta lebih.

“Alhamdulillah, semoga dana ini menjadi berkah untuk kita semua,” kata Hasan di hadapan media, kemarin.

Dia menyatakan dana yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan pembangunan masjid di Tolikara. Itu sebagai pengganti musala mereka yang terbakar pada insiden Juli lalu tersebut.

Menurut Hasan, sebelumnya pihaknya memang merencanakan melaporkan kondisi di Tolikara paska insiden di forum muktamar. Namun tidak ada rencana menggalang dana. Dia menyebut itu merupakan inisiatif para muktamirin dari seluruh Indonesia yang merasa terketuk hatinya.

Di panggung sidang muktamar, Hasan menceritakan bagaimana masyarakat Tolikara kini hidup rukun setelah insiden. Menurut dia, masalah yang terjadi kemarin sudah selesai. Yang paling penting sekarang adalah membangun kembali sarana ibadah untuk umat muslim di sana.

“Kita dibolehkan membangun masjid. Sebelumnya hanya rumah ibadah tertentu yang dibolehkan di sana,” ujarnya.

Meski begitu, Hasan menilai pembangunan masjid tidak akan mudah. “Karena membutuhkan dana yang besar. Transportasi ke Tolikara juga sulit,” tambahnya.

Di hadapan wartawan, Hasan juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini pembangunan masjid di Papua masih minim. Itu seiring dengan jumlah umat muslim di sana yang masih minoritas.

Namun menurut dia, PWM Papua akan berupaya membangun masjid satu persatu, agar umat muslim bisa berkumpul dalam menjalankan perintah agama.

Kemarin, pleno muktamar seharian digelar dengan mendengarkan laporan dari PWM seluruh Indonesia. Ketua Bidang Humas Muktamar ke-47 Muhammadiyah, Husni Yunus mengatakan, pleno selanjutnya pada Rabu besok diagendakan untuk pemilihan 13 formatur. “Sebanyak 2.528 muktamrin akan memilih di antara 39 calon tetap,” katanya. (iad)

loading...
Click to comment
To Top