Festival Kala Monolog VII Mulai Besok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Festival Kala Monolog VII Mulai Besok

FAJARONLINE, MAKASSAR — Festival Kala Teater berlangsung mulai besok 6 Agustus sampai 8 Agustus mendatang di Audiotorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido Makassar. Festival Kala Monolog itu digagas Kala Teater, perkumpulan nirlaba yang bergerak di bidang seni dan budaya.

Direktur Artistik Kala Teater, Shinta Febriany dalam rilisnya, Rabu 5 Agustus menyebutkan festival itu hendak mengidentifikasi kualitas aktor teater dan memetakan kehadiran aktor, khususnya di Makassar. Sedangkan peserta festival diikuti, di antaranya Muzakkir dari Lembaga Seni dan Budaya Saoraja Sinjai, Agus dari Sketsa Unismuh, Ansar Saad dari UKM Seni dan Budaya Talas Unismuh, Haerul Anwar dari Bassi UNISMUH, Kiky Resky Amaliah Teater Titik Dua UNM. Kemudian, Elisabeth Irsan dari Sanggar Seni Karampuang, Arta desiyana dan Nirwana Aprianty dari Lentera FBS UNM, Waris Sutrisno dari Teater Kampus UNM, Bayu Aji dari Sanggar Sandilara, Ilman Indra Ansari dari Teater Hijau Makassar.

Tahun ini kala Teater mengundang 15 penulis dan penggiat teater Makassar dalam program penulisan dan penerbitan naskah monolog yang dipentaskan di Festival Kala Monolog VII. Naskah yang dibawakan merupakan ditulis penulis dan penggiat teater Makassar, di antaranya : Yudhistira Sukatanya, Bahar Merdu, Luna Vidya, Shinta Febriany, Hasyimi Ibrahim, Nurul Inayah, Prusdianto Jalil, Dewi Mudijiwa, Aslan Abidin, Edi Sutarto, dan Irwan AR.

Project Officer Festival, Dwi Lestari Johan, menyampaikan bahwa pertunjukan para monologis akan dinilai oleh dewan juri, yang terdiri dari Ram Prapanca (Sutradara Teater, Ketua Teater Kita Makassar), Shinta Febriany (Sutradara Teater, Direktur Artistik Kala Teater) dan Bahar Merdu (Sutradara Teater, Ketua Rombongan Sandiwara Petta Puang) dengan poin penilaian penyutradaraan, keaktoran, dan artistik.

Festival Kala Monolog terselenggara atas dukungan dari pribadi dan kelompok yang memiliki atensi terhadap perkembangan kesenian dan kebudayaan di Makassar, antara lain: Sekolah Islam Athirah, Institut Kesenian Makassar dan Meditatif Film Workshop. (rilis)

loading...
Click to comment
Makassar

Festival Kala Monolog VII Mulai Besok

FAJARONLINE, MAKASSAR — Festival Kala Teater berlangsung mulai besok 6 Agustus sampai 8 Agustus mendatang di Audiotorium Sekolah Islam Athirah Kajaolalido Makassar. Festival Kala Monolog itu digagas Kala Teater, perkumpulan nirlaba yang bergerak di bidang seni dan budaya.

Direktur Artistik Kala Teater, Shinta Febriany dalam rilisnya, Rabu 5 Agustus menyebutkan festival itu hendak mengidentifikasi kualitas aktor teater dan memetakan kehadiran aktor, khususnya di Makassar. Sedangkan peserta festival diikuti, di antaranya Muzakkir dari Lembaga Seni dan Budaya Saoraja Sinjai, Agus dari Sketsa Unismuh, Ansar Saad dari UKM Seni dan Budaya Talas Unismuh, Haerul Anwar dari Bassi UNISMUH, Kiky Resky Amaliah Teater Titik Dua UNM. Kemudian, Elisabeth Irsan dari Sanggar Seni Karampuang, Arta desiyana dan Nirwana Aprianty dari Lentera FBS UNM, Waris Sutrisno dari Teater Kampus UNM, Bayu Aji dari Sanggar Sandilara, Ilman Indra Ansari dari Teater Hijau Makassar.

Tahun ini kala Teater mengundang 15 penulis dan penggiat teater Makassar dalam program penulisan dan penerbitan naskah monolog yang dipentaskan di Festival Kala Monolog VII. Naskah yang dibawakan merupakan ditulis penulis dan penggiat teater Makassar, di antaranya : Yudhistira Sukatanya, Bahar Merdu, Luna Vidya, Shinta Febriany, Hasyimi Ibrahim, Nurul Inayah, Prusdianto Jalil, Dewi Mudijiwa, Aslan Abidin, Edi Sutarto, dan Irwan AR.

Project Officer Festival, Dwi Lestari Johan, menyampaikan bahwa pertunjukan para monologis akan dinilai oleh dewan juri, yang terdiri dari Ram Prapanca (Sutradara Teater, Ketua Teater Kita Makassar), Shinta Febriany (Sutradara Teater, Direktur Artistik Kala Teater) dan Bahar Merdu (Sutradara Teater, Ketua Rombongan Sandiwara Petta Puang) dengan poin penilaian penyutradaraan, keaktoran, dan artistik.

Festival Kala Monolog terselenggara atas dukungan dari pribadi dan kelompok yang memiliki atensi terhadap perkembangan kesenian dan kebudayaan di Makassar, antara lain: Sekolah Islam Athirah, Institut Kesenian Makassar dan Meditatif Film Workshop. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top