Masa Demo KPK, Minta Ahok Diperiksa Terkait Korupsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Masa Demo KPK, Minta Ahok Diperiksa Terkait Korupsi

JAKARTA-Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ), Front Mahasiswa Pembela Kebenaran, dan Ikatan Generasi Muda Kristiani menggeruduk kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu siang (5/8).

Kedatangan mereka untuk mendesak KPK segera memeriksa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang diduga merugikan negara berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pengunjuk rasa didominasi oleh kaum ibu rumah tangga, bahkan beberapa turut serta membawa anak-anaknya. Para ibu rumah tangga yang direkrut dari kawasan Manggarai ini rela ikut berdemo menuntut Ahok lantaran mendapat bayaran uang Rp 50 ribu.

“Dapat uang Rp 50 ribu kita. Kalau tidak dapat uang saya sih tidak mau ikut,” tutur salah satu peserta demo bernama Yati.

Yati mengaku tidak tahu pasti apa yang disuarakan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Dia hanya tahu bila mereka berunjuk rasa terhadap pemerintah Ahok. Dia juga tak tahu siapa sang orator yang terus berteriak meminta KPK memeriksa Ahok dan jajarannya terkait pembelian lahan RS Sumber Waras yang disebut merugikan keuangan negara.

“Ikut-ikut saja, baru diajak pagi tadi. Saya tidak tahu masalahnya apa,” bebernya.

Hal senada disampaikan peserta unjuk rasa lain bernama Juju. Dia yang juga berasal dari Manggarai mengaku menerima imbalan uang Rp 50 untuk ikut berdemo di depan gedung KPK.

“Sama, dapat Rp 50 ribu tapi kita tidak dapat makan,” ungkapnya.

Fery, warga Manggarai lain yang ikut mendemo juga enggan berkomentar banyak soal demo yang mereka ikuti dan siapa yang membayar mereka. Dia hanya meminta media untuk menanyakan hal tersebut kepada rekannya yang lain.

“Tanya itu saja, yang baju kotak-kotak,” ucap dia sembari menunjuk temannya.

Unjuk rasa pun tidak berlangsung lama. Setelah merasa cukup menyampaikan tuntutan, puluhan ibu rumah tangga yang dipimpin mahasiswa langsung meninggalkan gedung KPK sambil mengancam akan kembali esok hari jika tuntutannya tak digubris.[dem/rmol]

To Top