‘Material’ Habis, Pencari SIM Diberikan Surat Keterangan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

‘Material’ Habis, Pencari SIM Diberikan Surat Keterangan

SALATIGA, RAJA – Beberapa minggu ini, material pencetakan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polres Salatiga habis, bahkan para pencari SIM hanya diberikan surat keterangan sementara. Pihak Satlantas Polres Salatiga, hingga kini belum bisa memastikan kapan blangko atau material pembuatan SIM tersebut akan terpenuhi. Karena, masih harus menunggu dropping dari pusat. Demikian diungkapkan Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Sukreta kepada Rakyat Jateng, Selasa (4/8).

“Kurang lebih dua minggu ini, material SIM memang habis, hal ini karena dropping dari pusat belum ada. Untuk pencari SIM, sementara kita berikan surat keterangan dan jika material sudah ada, mereka hanya menukarkan surat keterangan itu untuk mengambil SIM,” kata AKP Sukreta.

Menurutnya, surat keterangan ini dikeluarkan karena para pencari SIM telah melakukan atau mengikuti proses dan prosedur ujian SIM. Jika nantinya, Satlantas Polres Salatiga telah menerima pengiriman material pembuatan SIM tersebut, maka surat keterangan itu sudah tidak berlaku karena telah digantikan SIM.

Didesak kapan material itu akan datang, mantan Kasat Lantas Polres Tegal Kota, belum mengetahuinya secara jelas dan tidak berani menjanjikan waktunya. Namun, diperkirakan tidak akan lama, material itu akan dikirimkan.

“Yang jelas, semakin cepat mendapat material SIM maka akan semakin bagus. Sekali lagi, kami tidak berani menjanjikan waktunya,” terang AKP AA Sukreta.

Ditambahkan, khususnya di Satlantas Polres Salatiga ini, dalam setiap harinya, rata-rata sebanyak 50 orang melakukan pembuatan SIM. Ini masih dibuka dengan pelayanan malam yang dilakukan setiap hari Sabtu malam. Dari jumlah ini, dinilainya bahwa kesadaran masyarakat akan memiliki SIM tinggi.

Sementara, beberapa pencari SIM yang mendapatkan surat keterangan, mengaku bahwa akan semakin cepat mendapatkan SIM itu lebih bagus. Asalkan saja, surat keterangan ini berlaku di semua wilayah di Jateng ini, atau bahkan se Indonesia.

“Kami tidak masalah dengan surat keterangan sementara ini, yang penting berlaku dimana-mana. Namun, lebih cepat mendapatkan SIM yang standart itu lebih bagus, karena kami telah melakukan proses ujian SIM sesuai dengan prosedurnya,” tandas Pranoto (34) warga Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Salatiga. (hes)

loading...
Click to comment
To Top