Tiga Rekomendasi Politik Din Syamsuddin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Tiga Rekomendasi Politik Din Syamsuddin

FAJARONLINE, MAKASSAR — Dua hari jelang pergantian kepengurusan, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin menitipkan tiga rekomendasi untuk kebijakan politik pada para peserta Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar. Hal itu menyusul adanya tarikan wacana Muhammdiyah mengevaluasi gerakan politiknya.

“Ada tarikan kuat pada Muhammadiyah untuk mendukung partai politik. Ini mengurangi penerapan khittah Makassar. Karena itu saya mengajukan tiga opsi agar Muhamammadiyah meneguhkan jati dirinya,” ujar Din di arena muktamar, kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, malam ini, Rabu 5 Agustus.

Khittah dimaksud, hasil keputusan muktamar ke-38 di Makassar yang menegaskan Muhammadiyah bersikap netral, tidak terlibat aktif serta tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Din menyebutkan, tiga rekomendasi politik sudah diucapkan pada pidato iftitah, sebagai rangkaian awal muktamar, Senin malam lalu.

Dari tiga opsi tersebut, yang pertama menekankan Muhamammadiyah tetap pada jati diri kulturalnya, mengembangkan politik moral dan tidak aktif pada kegiatan politik praktis, seperti khittah 44 tahun lalu.

Pilihan kedua, Din melanjutkan, Muhammadiyah tetap pada gerakan kultural untuk dakwah pencerahan. Adapun aspirasi politik 35 juta warga Muhammadiyah disalurkan dengan mendirikan amal usaha berupa partai politik di luar ormas. “Atau membina hubungan dengan partai politik lain, yang harus ditegaskan bahwa harus mengikuti Muhammadiyah. Baik menentukan pimpinan atau calon pada pemilu,” ujarnya.

Pilihan terakhir yang diusulkan Din yakni Muhammadiyah tetap pada gerakannya selama ini, serta menyikapi politik secara rasional. Bentuknya dengan membuat perjanjian dengan partai politik tertentu secara ad-hoc. Setiap daerah bisa dibebaskan menentukan mitra, dengan konsekuensi partai bersangkutan mesti memperjuangkan nilai kemuhammadiyaan. (rilis)

Click to comment
To Top