Kejagung Tangkap Buron Korupsi Tanah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Kejagung Tangkap Buron Korupsi Tanah

JAKARTA – Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali berhasil menangkap seorang buron yang masuk daftar pencarian orang Kejaksaan Negeri Penajam, Kalimantan Timur, Said Ambri.

Said merupakan Kasubdit Program dan Hukum pada Direktorat Penanganan Sengketa dan Konflik Deputi V BPN RI.

“Tersangka diamankan di Mess BPN Jalan Proklamasi nomor 57 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 6 Agustus 2015 pukul 15.45,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony Tribagus Spontana, Jumat (6/8).

Tony menjelaskan, Said merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan rumah murah di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, tahun anggaran 2011.

Proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten PPU tahun anggaran 2011 senilai Rp6,7 miliar lebih.

Said dijadikan tersangka berdasarkan Sprindik Kajari Penajam nomor: Print-632/Q.4.22/Fd.1/11/ 2012 tanggal 28 November 2012 juncto nomor: Print-591/Q.4.22/Fd.1/10/2013 tgl 25 Oktober 2013 juncto nomor: Print-634/Q.4.22/Fd.1/09/2014 tanggal 17 Sep 2014.

“Ini merupakan buronan ke 62 yang berhasil ditangkap Tim Intel Kejagung sepanjang tahun 2015,” kata Tony. (boy/jpnn)

Click to comment
Hukum

Kejagung Tangkap Buron Korupsi Tanah

JAKARTA – Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali berhasil menangkap seorang buron yang masuk daftar pencarian orang Kejaksaan Negeri Penajam, Kalimantan Timur, Said Ambri.

Said merupakan Kasubdit Program dan Hukum pada Direktorat Penanganan Sengketa dan Konflik Deputi V BPN RI.

“Tersangka diamankan di Mess BPN Jalan Proklamasi nomor 57 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 6 Agustus 2015 pukul 15.45,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tony Tribagus Spontana, Jumat (6/8).

Tony menjelaskan, Said merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan rumah murah di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, tahun anggaran 2011.

Proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten PPU tahun anggaran 2011 senilai Rp6,7 miliar lebih.

Said dijadikan tersangka berdasarkan Sprindik Kajari Penajam nomor: Print-632/Q.4.22/Fd.1/11/ 2012 tanggal 28 November 2012 juncto nomor: Print-591/Q.4.22/Fd.1/10/2013 tgl 25 Oktober 2013 juncto nomor: Print-634/Q.4.22/Fd.1/09/2014 tanggal 17 Sep 2014.

“Ini merupakan buronan ke 62 yang berhasil ditangkap Tim Intel Kejagung sepanjang tahun 2015,” kata Tony. (boy/jpnn)

Click to comment
To Top