Panwas Awasi Akun Cawalkot – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Panwas Awasi Akun Cawalkot

SEMARANG, RAJA – Menjelang jadwal kocok nomor urut peserta pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2015, tim sukses (timses) pasangan calon mulai menyusun strategi pemenangan pemilu dengan berbagai cara. Beberapa kandidat pun melirik kampanye di jejaring sosial untuk menggaet basis suara dari pemilih pemula.

Hal ini terjadi, karena kampanye di medsos sangat berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan calon. Terlebih lagi, saat ini mayoritas siswa SMA dan mahasiswa perguruan tinggi telah menggunakan internet untuk menopang kebutuhan setiap hari.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang memberi lampu hijau kepada masing-masing pasangan calon Pilwakot untuk berkampanye melalui media sosial, dengan catatan harus mendaftarkan akun resmi yang digunakan. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Semarang juga tidak bisa melakukan penindakan terhadap akun liar yang tidak terdaftar.

Divisi Penanganan dan Penindakan Pelanggaran Panwas Kota Semarang, Parlindungan Manik mengatakan, pihaknya hanya akan melakukan pengawasan terhadap iklan para pasangan calon melalui akun media sosial dan media online yang telah didaftarakan ke KPU.

“KPU tidak memberikan pembatasan jumlah akun. Kami hanya mengawasi akun yang terdaftar di KPU. Pengawasan kami lakukan selama masa kampanye,” kata Parlin, di kantor Panwaslu Kota Semarang, Rabu (5/8).

Dia menambahkan, jika nantinya ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh akun yang tidak terdaftar, pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak. “Jika ada akun liar yang melakukan kampanye hitam, itu bisa masuk pidana umum dan melanggar undang-undang IT. Tentu itu sudah bukan ranah kami,” imbuh wartawan senior ini.

Sementara, sebagai bentuk persiapan dalam melakukan pengawasan akun-akun para pasangan calon tersebut, Panwaslu sudah mempersiapkan sejumlah perangkat komputer dan staf untuk melakukan pengawasan. “Staf kami siap melakukan pengawasan. Namun, dalam hal ini kita juga meminta bantuan masyarakat untuk mengawasi,” timpal Ketua Panwaslu Kota Semarang, Muhammad Amin.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono menegaskan, meski memberi keleluasaan untuk berkampanye melalui media sosial, tapi tetap ada batasan yang harus ditaati. Pihaknya juga tidak membatasi berapa jumlah akun yang didaftarkan ke KPU. Berapapun jumlah akun diperbolehkan untuk kampanye. Akan tetapi penayangannya tetap diatur sesuai dengan waktu kampanye, yakni mulai 27 Agustus hingga 5 Desember 2015. (*)

loading...
Click to comment
To Top