Tiga “Taman Teknologi dan Sains Nasional” Bakal Dibangun di Jateng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Tiga “Taman Teknologi dan Sains Nasional” Bakal Dibangun di Jateng

SEMARANG, RAJA – Pemerintah RI lewat Kemristek Dikti sampai tahun 2019 berencana membangun sedikitnya 100 buah National Science and Technology Park (N-STP) di berbagai daerah di Indonesia.

Fungsinya untuk pusat pengembangan sains dan teknologi maju, pusat pertumbuhan wirausaha, pusat layanan teknologi maju ke masyarakat dan pusat penumbuhan wirausaha  baru di bidang teknologi.

Direktur Kawasan Sains dan Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya Kemristek Dikti Dr. Ir. Lukito Hasto Pratopo, M.Sc menyatakan  tahun 2015 ini pemerintah membangun 9 lokasi STP di antaranya 3 tempat di Jateng yaitu di Solo, Sragen dan Jepara. “Khusus Jepara, pemerintah bersama Pemda Jepara menginginkan berbentuk marine NSTP atau ada kaitannya dengan pengembangan dan inovasi teknologi di bidang maritim dengan 3 fokus utama meliputi produksi perikanan, produksi kapal-kapal kecil, dan perikanan  yang mengarah pada farmasi dan kesehatan,” ungkapnya saat peringatan Dies Natalis ke-33 Politeknik Negeri Semarang (Polines), Kamis (6/8).

Tahun pertama ini, kata dia, pemerintah mendanai Rp5 M untuk proyek di Jepara ini dan akan dilanjutkan pemberian dana tahun-tahun berikutnya sampai 2019 yang besarannya tergantung progress pembangunannya. Menurutnya, untuk keperluan N-STP, pemerintah daerah Kab Jepara saat ini sedang menyiapkan masterplan pekerjaan N-STP.

Ia menambahkan, pendirian N-STP tidak bisa sembarangan karena harus ada dukungan sepenuhnya dari Pemda dan community atau masyarakat setempat (ada unsur akademisi, bisnis, government, dan community). “Kami punya indikator penilaian jika nantinya ada N-STP di suatu daerah, yaitu seberapa besar peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dibandingkan sebelum dibangunnya N-STP, berapa banyak UKM berbasis teknologi masuk ke N-STP serta melihat berapa banyak pekerja yang bekerja (tenaga kerja) di N-STP,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Semarang Ir. Supriyadi, M.T, menyatakan  pembangunan N-STP di Jepara dan kota-kota lainnya di Jateng sangat pas untuk sarana hilirisasi berbagai  bentuk penelitian ke masyarakat lewat dunia usaha dan pemerintah daerah. “Adanya sarana N-STP menjadikan hubungan kemitraan dan kerjasama antara perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi semakin baik dan betul-betul bisa dijalankan,” imbuhnya. (Art)

To Top