Taktik Pusamania Borneo agar Tak Mudah Dikalahkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Bola

Taktik Pusamania Borneo agar Tak Mudah Dikalahkan

FAJARONLINE, BORNEO – Tak ingin mudah dihancurkan oleh para pesaingnya di turnamen Piala Presiden 2015, mantan juru taktik Persija Jakarta Iwan Setiawan yang sekarang menukangi Pusamania Borneo FC (PBFC) akan menggelar program pertandingan uji coba, Sabtu (8/8) ini. Lawan yang dihadapi pasukan Pesut Etam ialah Bontang FC, tim dari Liga Nusantara.

“Setelah lawan Bontang FC, mungkin akan saya coba datangkan Martapura FC ke Samarinda. Meski statusnya tim Divisi Utama (DU), saya nilai Martapura FC tim bagus. Mereka juga salah satu peserta turnamen (Piala Presiden),” kata Presiden Klub PBFC, H Nabil Husein Said Amin kemarin.

Faktor yang menjadi penyebab program uji tanding tersebut lantaran melihat kondisi pemain yang bagus saat menggelar pemusatan latihan perdana pada Kamis (6/8) di Stadion Segiri. Padahal mereka sudah tidak mengadakan latihan bersama kurang lebih sejak dua bulan yang lalu. Makanya coach Iwan senang dengan permulaan ini.

“Sebenarnya saya kaget saat kasih mereka game satu lapangan 11 lawan 11. Anak-anak staminanya masih bagus di 30 menit waktu berjalan,” penggambaran pria kelahiran Belawan, 6 Juli 1967 (48) itu.Dalam sesi latihan tersebut, seluruh pemain yang kebanyakan diisi skuat musim lalu ditambah beberapa gladiator baru dari PBFC U-21 tampak menikmatinya. Hanya saja Hamka Hamzah belum bisa bergabung karena masalah teknis. Sedangkan terkait legiun asing, hingga sekarang ini manajemen masih melakukan pertimbangan lagi, apakah akan didatangkan atau tidak.

“Kondisi stamina pemain menandakan mereka tetap berlatih selama ini. Dan kondisi mereka tidak drop seperti yang saya khawatirkan sebelumnya. Mungkin dalam dua hingga tiga sesi lagi, kondisi fisik pemain bisa kembali normal,” tutur Iwan.Dengan kondisi yang bagus ini, rangkaian laga uji coba yang dilakukan manajemen bisa membuahkan prestasi di turnamen Piala Presiden. Walaupun pada kenyataannya pengurus PBFC tidak memaksa tim harus menjadi juara di ajang itu karena juara sifatnya bonus. Hanya saja kalau tim tampil bagus, manajemen berpendapat Insya Allah hasilnya juga bagus.

“Kondisi mereka harus bagus saat terjun di turnamen nanti. Jadi, uji coba ini rangkaian menempa fisik pemain,” urai Nabil, pengusaha muda di Kaltim tersebut.Makanya dari awal pemilik klub PBFC, Nabil Husein berkeyakinan bahwa adaptasi coach Iwan dengan tim dirasa tidak akan memakan waktu yang lama. Sebab, eks pelatih Persela Lamongan itu telah memiliki hubungan baik dengan para pemain. Oleh karenanya, ia bertekad membawa Pusamania meraih hasil maksimal di Piala Presiden seperti yang dilakukan ketika mengantarkan tim menjadi juara DU Liga Indonesia (LI) 2014 lalu.

“Terakhir november tahun lalu, bawa piala Divisi Utama. Semoga kali ini saya juga bisa kasih yang terbaik buat warga Samarinda. Saya senang bisa kembali ke sini, insya Allah kondisi tim bagus. Mohon dukungan dan doanya,” sambung Iwan.Prestasi pelatih yang berlisensi A AFC dan FIFA Youth Elite tersebut memang tidak perlu diragukan lagi di kancah sepak bola Indonesia. Pasalnya, kalau dilihat saat memimpin Macan Kemayoran ia berhasil menempatkan Ismed Sofyan dan kawan-kawan di posisi 5 klasemen LI musim 2011/2012. Bahkan ketika berkarier di Persela, ia menduduki peringkat delapan besar dan pada turnamen Surya Citra Media Cup 2015 di empat besar.(agn)

 

Click to comment
To Top