Nelayan Mandar Lomba Layang-layang Sappugeno – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Nelayan Mandar Lomba Layang-layang Sappugeno

FAJARONLINE, POLEWALI – Menyambut 70 tahun kemerdekaan Indonesia, masyarakat Polman  menyelenggarakan lomba layang-layang sappugeno di Pantai Palippis Desa Bala Kecamatan Balanipa, Polman, Sulbar, Minggu, 9 Agustus Ketua Panitia Lomba Layang-layang, Tanda menjelaskan semua layangan sengaja dilombakan, diukur ketinggiannya. Layangan paling tinggi mengudara jadi terbaik untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

“Ada 275 layang-layang dilombakan. Peserta diberi waktu 10 menit  menerbangkannya. Benangnya hanya 300 meter, dan ukuran sayap maksimal 50 centimeter,” ujar  anggota DPRD Polman itu.

Panitia sengaja menyeragamkan jenis layang-layangnya. Mereka menyebutnya layang-layang sappugeno. Nama layangan diambil dari bahasa Mandar. “Dari dulu namanya layang-layang sappugeno. Sappugeno bisa ditaksir mengoyang-goyangkan, kadang diulur atau ditarik,” kata Tanda. (ham)

Ekonomi & Bisnis

Nelayan Mandar Lomba Layang-layang Sappugeno

FAJARONLINE, POLEWALI – Menyambut 70 tahun kemerdekaan Indonesia, masyarakat Polman  menyelenggarakan lomba layang-layang sappugeno di Pantai Palippis Desa Bala Kecamatan Balanipa, Polman, Sulbar, Minggu, 9 Agustus Ketua Panitia Lomba Layang-layang, Tanda menjelaskan semua layangan sengaja dilombakan, diukur ketinggiannya. Layangan paling tinggi mengudara jadi terbaik untuk bisa lolos ke babak berikutnya.

“Ada 275 layang-layang dilombakan. Peserta diberi waktu 10 menit  menerbangkannya. Benangnya hanya 300 meter, dan ukuran sayap maksimal 50 centimeter,” ujar  anggota DPRD Polman itu.

Panitia sengaja menyeragamkan jenis layang-layangnya. Mereka menyebutnya layang-layang sappugeno. Nama layangan diambil dari bahasa Mandar. “Dari dulu namanya layang-layang sappugeno. Sappugeno bisa ditaksir mengoyang-goyangkan, kadang diulur atau ditarik,” kata Tanda. (ham)

To Top