Ekonomi Hancur, Jokowi Ancam Pecat Menteri BUMN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ekonomi Hancur, Jokowi Ancam Pecat Menteri BUMN

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyatakan, target penyerapan anggaran kementerian/lembaga hingga akhir tahun harus mencapai 93 persen. Untuk mencapai target itu, Jokowi-sapaan Joko Widodo, mengaku akan terus mengawasi setiap program di lapangan.

Jika tidak berjalan, Jokowi mengancam akan mengganti para menteri hingga para direksi badan usaha milik negara (BUMN). Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan 38 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia dan peresmian saluran TV pasar modal ” Indonesia Business Capital Market Channel di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (10/8).

“Kalau progres enggak baik bisa karena dua hal. Bisa karena manajemen BUMN yang kurang baik, tidak cepat, masih bekerja pola lama atau memang menterinya enggak bisa kejar. Nah yang salah yang mana? Kalau BUMN ya diganti direksinya. Kalau menterinya (Rini Soemarno)? Ya diganti menterinya. Saya sih simple mikirnya,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, saat ini pemerintah sedang berusaha meningkatkan belanja modal untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Upaya tersebut terus dilakukan meskipun saat ini penyerapan pemerintah baru mencapai 12 persen.

Jokowi yakin mulai semester dua, tepatnya bulan Oktober dan November, realisasi penyerapan akan terus melonjak.

Lebih lanjut, Jokowi mengakui, bahwa bursa saham di tanah air sedang melemah. Namun, tegasnya kondisi itu tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di negara lainnya. Meski tengah melambat, Jokowi mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih lima besar.

Selain itu, jika dibandingkan negara-negara lainnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengungkapkan, Indonesia masih lebih baik karena negara-negara lain justru mengalami penurunannya tajam yakni sekitar 1,5-2 persen.

“Jadi kalau ada perlambatan, 0,3 persen yah karena memang ada perlambatan ekonomi dunia. Di internal memang kecepatannya terus ingin kami dorong,” tandas Jokowi. (flo/jpnn)

Click to comment
To Top