Menjambret Delapan Kali di Batang dan Pekalongan “Dihadiahi” Timah Panas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Menjambret Delapan Kali di Batang dan Pekalongan “Dihadiahi” Timah Panas

BATANG – Satreskrim Polres Batang menangkap dua tersangka jambret di Mapolres Batang Selasa (11/08). Mereka adalah AM alias Dl (22) dan Rj alis Ji (20), keduanya warga Pekalongan Utara.

Dalam aksinya, kedua tersangka tergolong sadis. Biasanya menarik tas korban yang sedang mengendarai kendaraan bermotor di jalan sepi. Tak jarang korban sampai jatuh ketika mempertahankan tas miliknya.
Pelaku selalu malakukan operasinya dengan modus dan pola yang sama yaitu melakukan hunting terlebih dahulu untuk mencari calon korban dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Byson, kemudian membuntuti dan selanjutnya memepet serta merampas tas korban. Pelaku mengincar korban wanita dengan alasan mudah untuk dijambret dan minim perlawanan.
Korban terakhir bernama Endang Murjiati (50) asal Kelurahan Karanganyar, Batang, yang dijambret di Jalan Pemuda Kauman Batang. AM bertindak sebagai pengendara dan Rj bertugas sebagai eksekutor.
Korban Endang yang mencangklong tas di bahu kiri sampai terjatuh dan mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat perbuatan pelaku. Usai menjambret pelaku mengaku kabur dengan kecepatan tinggi ke arah utara melalui jalan pantai menuju Pekalongan untuk membagi hasil kejahatan. Dari tas Endang pelaku mendapatkan uang tunai Rp600 ribu dan sebuah telepon selular.
Polisi yang mendapat laporan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan ciri-ciri yang dilaporkan korban. Unit Reskrim Polres Batang berhasil mendapatkan informasi keberadaan tersangka melalui telepon seluler milik Endang yang akan dijual pelaku pada sebuah counter.
Dari situlah polisi mengetahui posisi tersangka dan melakukan penyergapan pada Senin pagi (10/8). Tersangka AM yang mencoba kabur saat akan ditangkap terpaksa dihadiahi timah panas petugas di kaki kanannya. Dari tangan tersangka polisi menyita satu buah telepon seluler, lima kartu ATM, tiga kartu belanja, STNK milik korban dan sebuah sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi.
Kedua pelaku mengaku hasil kejahatannya sudah habis digunakan untuk foya-foya. Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat pasal 365 KUHP entang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Wakapolres Batang kompol Widodo Ponco Sutanto mengatakan kedua pelaku ini sudah 8 kali melakukan kejahatan dengan modus yang sama yaitu mengikuti korban kemudian menjambret di jalan yang sepi. 7 dilakukan di wilayah Batang dan 1 di wilayah Pekalongan.
“Keberhasilan ini adalah wujud kerja keras polisi dan masuk dalam kegiatan Operasi Sikat Jaran Candi 2015 yang berlangsung selama 20 hari. Tujuan Operasi ini bertujuan untuk memberi rasa aman, nyaman dan terteram serta menekan angka pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Batang. Kami berharap jika ada masyarakat yang menjadi korban kejahatan agar segera melapor sehingga dapat segera ditangani dan diungkap,” katanya. (feb)

loading...
Click to comment
To Top