Menapaki Tangga Curug Pitu Banjarnegara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Menapaki Tangga Curug Pitu Banjarnegara

BANJARNEGARA, RAJA – Buat petualang sejati yang ingin menjajal curug yang ada di Jawa Tengah, bisa datang ke Curug Pitu yang ada di Banjarnegara. Disebut Pitu, karena air terjun ini memiliki tidak cuma satu air terjun, namun langsung tujuh.

Untuk menuju ke sana, harus menuju Desa Kemiri, yang ada di Kecamatan Sigaluh. Jika berangkat dari Kabupaten Banjarnegara, maka jarak perjalanannya sekitar 10 kilometer ke arah Timur Laut.

Tanda sampai di sana, apabila kedatangan kita telah disambut sebuah gapura besar, penanda mulai masuk lokasi wisata. Meski lokasi ini berada di pedesaan, namun tenang, karena bagi wisatawan yang membawa mobil atau motor, lahan parkir yang tersedia luas.

Untuk masuk ke area air terjun, kita akan dikenakan karcis Rp4 ribu. Setelahnya, kita harus berjalan 50 meter menyusuri anak tangga menurun. Pelan namun pasti, suara air terjun pertama mulai terdengar.

Ya, setelah sampai, Anda akan melihat sebuah curug dengan ketinggian 20 meter. Air segar di tempat ini jatuh lewat tebing bebatuan, ditemani embusan udara pegunungan, membuat suasana segar seketika terasa.

Untuk menuju curug kedua, maka kita harus meneruskan perjalanan naik melewati 183 anak tangga. Kira-kira, jaraknya 50 meter lagi dari curug pertama. Nah, air terjun kedua ini, punya tinggi 30 meter, lebih tinggi dari curug pertama.

Nah, untuk menuju curug ketiga dan seterusnya, maka pendakian Anda harus diteruskan kembali ke atas. Yang pasti, semua air terjun di sini datang dari air pegunungan, yang menjadi bagian dari gugusan perbukitan dataran tinggi Dieng.

Mulai dari curug ketiga, akses jalan menuju atas adalah jalan setapak, sehingga harus berhati-hati karena curam. Uniknya, makin tinggi kita naik, pemandangan alam yang disajikan semakin memanjakan mata.  “Saya ke sini karena air terjun ini alternatif kunjungan wisata saat main ke Banjarnegara. Saran saya, agar wisatawan lebih nyaman, tolong fasilitas anak tangganya dibenahi,” ujar Vivin, seorang pengunjung, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Giri Pratomo, staf Dinas Pariwisata yang ada di sana menjelaskan, Curug Pitu merupakan mata air yang mengalir dan menjadi anak Sungai Serayu yang legendaris di sana. “Setelah puas menikmati pemandangan air terjun, turis yang datang bisa mencicip aneka kuliner tradisional di pinggir Kali Serayu,” katanya. (vv)

loading...
Click to comment
To Top