PAW Moses di DPRD Makassar Ditarik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

PAW Moses di DPRD Makassar Ditarik

FAJARONLINE, MAKASSAR – Vonis bebas terhadap Mustagfir Sabri alias Moses dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Sulsel 2008 lalu di Pengadilan Tipikor Makassar disikapi serius Ketua DPC Hanura Makassar, Jalaluddin Akbar.

Mantan pengacara itu mengapresiasi putusan membebaskan Moses. Selama ini, partai Hanura Makassar terus memberikan dukungan moril terhada legislatornya itu menjalani pemeriksaan terhadap dugaan korupsi dana bansos yang disangkakan padanya.

Jalaluddin Akbar menegaskan proses pergantian antarwaktu (PAW) yang selama ini bergulir secara otomotis dihentikan.”Alhamdulillah Moses divonis bebas. Secara otomatis hak politik Moses dikembalikan seperti semula. PAW-nya kami tarik,” ujarnya, Rabu 12 Agustus.

Sejak Moses ditetapkan tersangka memang ada dorongan dan desakan kader mempercepat proses PAW. Selama menjalani proses hukum, Moses tidak lagi aktif menjalankan fungsinya sebagai anggota dewan. “Saya akui, kemarin itu saya didesak-desak mempercepat proses PAW, tapi kan begini-begini saya ini seorang lawyer. Sebagai pemimpin partai, positif thingking dikedepankan terhadap semua masalah yang mendera partai dan kader,” katanya. (jai)

Click to comment
Makassar

PAW Moses di DPRD Makassar Ditarik

FAJARONLINE, MAKASSAR – Vonis bebas terhadap Mustagfir Sabri alias Moses dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Sulsel 2008 lalu di Pengadilan Tipikor Makassar disikapi serius Ketua DPC Hanura Makassar, Jalaluddin Akbar.

Mantan pengacara itu mengapresiasi putusan membebaskan Moses. Selama ini, partai Hanura Makassar terus memberikan dukungan moril terhada legislatornya itu menjalani pemeriksaan terhadap dugaan korupsi dana bansos yang disangkakan padanya.

Jalaluddin Akbar menegaskan proses pergantian antarwaktu (PAW) yang selama ini bergulir secara otomotis dihentikan.”Alhamdulillah Moses divonis bebas. Secara otomatis hak politik Moses dikembalikan seperti semula. PAW-nya kami tarik,” ujarnya, Rabu 12 Agustus.

Sejak Moses ditetapkan tersangka memang ada dorongan dan desakan kader mempercepat proses PAW. Selama menjalani proses hukum, Moses tidak lagi aktif menjalankan fungsinya sebagai anggota dewan. “Saya akui, kemarin itu saya didesak-desak mempercepat proses PAW, tapi kan begini-begini saya ini seorang lawyer. Sebagai pemimpin partai, positif thingking dikedepankan terhadap semua masalah yang mendera partai dan kader,” katanya. (jai)

Click to comment
To Top