Pengamat: Reshuffle Kabinet, Nuansanya Lebih Politis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pengamat: Reshuffle Kabinet, Nuansanya Lebih Politis

FAJARONLINE, MAKASSAR — Presiden Joko Widodo resmi melantik enam menteri baru hasil reshuffle di Istana Presiden, Rabu 12 Agustus. Ekpekatasi reshuffle tak sesuai harapan, lantaran para pelaku pasar modal dan pasar uang justru merespon negatif pergantian kabinet ini.
Pengamat Ekonomi STIE AMKOP Bahtiar Maddatuang kepada FAJAR mengungkapkan, perombakan kabinet lebih berkesan politis ketimbang agenda perbaikan bidang ekonomi. Buktinya, figur yang duduk dominan pendekatan politis ketimbang figur yang memang diterima pasar.
“Okelah kabinet belum tentu menghasilkan perubahan yang cepat, lantaran masih spekulasi rencana kebijakan yang membutuhkan waktu. Tapi rekam jejak mereka yang dipilih bersentuhan dengan pasar. Kebijakan dan mashabnya sangat berpengaruh,” beber Bahtiar.
Ketua STIE AMKOP ini mengatakan, pasar akan melihat seberapa cepat menteri baru bisa merespons program yang sebelumnya tertunda. “Tim kerja ekonomi yang mestinya lebih kental, bukan yang lain karena kondisi ekonomi yang memang terpuruk. Saat ini pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen, serapan anggaran lambat dan semua pengusaha mengeluh,” beber Bahtiar.
Harapan baru dengan dipilihnya mantan Gubernur BI Darmin Nasution selaku Menteri Koordinator Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil, tak menjamin mempengaruhi pasar. Menurut Bahtiar, Darmin butuh perubahan yang cepat, lantaran masih spekulasi rencana kebijakan yang membutuhkan waktu. (*/sbi)
loading...
Click to comment
To Top