Reshuffle Kabinet Ubah Situasi Politik, Baik Apa Buruk? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Reshuffle Kabinet Ubah Situasi Politik, Baik Apa Buruk?

JAKARTA-Reshuffle kabinet kerja yang dilakukan Presiden Jokowi diharapkan akan mengubah situasi politik menjadi lebih positif.

Begitu disampaikan pengamat komunikasi politik dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), Hendri Satrio, Rabu (12/8).

Menurut Hendri, kocok ulang kabinet merupakan langkah tepat yang dipilih Jokowi sebab menjadi jawaban atas keinginan masyarakat luas atas kinerja sejumlah menteri yang tidak memuaskan.

“Reshuffle sesuai dengan gambaran keinginan masyarakat berdasarkan hasil survei yang kami lakukan,” kata Hendri kepada redaksi, Rabu (12/8).

Hasil survei yang dirilis Kedai Kopi pada minggu ketiga Juni 2015 menunjukan, mayoritas publik menginginkan Jokowi melakukan reshuffle kabinet. Sebanyak 60,4 persen responden mengatakan reshuffle sangat urgent dilakukan, sementara 38 persen responden menyatakan perombakan kabinet tidak penting.

Dari hasil survei ketika itu juga terpotret jika responden yang menyatakan sangat mendesak presiden melakukan reshuffle sebanyak 67,5 persen. Sementara yang menyatakan mendesak 15,6 persen ,yang kurang mendesak 14,9 persen, serta yang tidak mendesak 1,9 persen.

Terkait nama-nama menteri baru yang ditunjuk, Hendri menilai keputusan tersebut tak sepenuhnya pilihan Jokowi. Jokowi nampak mempertimbangkan masukan dari banyak pihak termasuk Wapres Jusuf Kalla (JK) dan ketua umum partai politik pengusung.

“Ini ditunjukkan dengan tidak bergesernya nama sofyan Djalil dan masuknya nama Pramono Anung (politisi PDIP),” tukasnya.[dem/rmol]

To Top