Prof Muhammad dan Hamdan Zoelva Dapat Penghargaan Presiden – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Prof Muhammad dan Hamdan Zoelva Dapat Penghargaan Presiden

FAJARONLINE, MAKASSAR–Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Prof Dr Muhammad Al Hamid, Sip, Msi mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tokoh penegak demokrasi. Guru besar FISIP Unhas tersebut mendapat bintang penegak demokrasi utama bersama Ketua KPU RI, Husni Malik.

Prof Muhammad dianggap sukses melalui dua momen demokrasi besar yakni Pemilihan Legislatif 2013 dan Pemilihan Presiden 2014. Satu lagi tokoh asal Sulsel yakni, mantan Ketua MK, Hamdan Zoelva juga mendapat penghargaan Bintang Mahapurra Adipradana.

Pemberian penghargaan kepada 46 orang dari berbagai latar belakang. Perhargaan itu diberikan atas hasil persetujuan Sidang I Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (Dewan GTK) periode Agustus 2015.

Tokoh yang mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera merujuk Pasal 28 ayat 2 UU No 20/2009, dianggap berjasa luar biasa di berbagai bidang, seperti sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya hingga ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Sedangkan tokoh yang mendapat tanda kehormatan Bintang Jasa merujuk pada Pasal 28 ayat 3 UU Nomor 29/2009 dianggap berperan besar di peristiwa tertentu dan bermanfaat bagi kebesaran negara. Pengabdian mereka di bidang ekonomi, sosial, politik serta jasanya diakui di tingkat nasional.

Beberapa tokoh yang menonjol dalam penghargaan kali ini adalah Surya Paloh sebagai tokoh pers nasional, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, mantan Ketua KY, dan Pimpinan KPK Busyro Muqoddas, serta mantan anggota DPR PDI-P Sabam Sirait.

Berdasarkan laman setgab.go.id pemberian penghargaan tersebut, berdasarkan Keppres RI 83/TK/2015 tanggal 7 Agustus 2015, penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra

Berikut mereka yang meraih:

Bintang Mahaputra Adipradana:

1. Hamdan Zoelva (mantan Ketua MK)

2. Jenderal TNI (Purn) Moeldoko

3. Jenderal Pol (purn) Sutanto (mantan Kapolri

4. Jendral (Pol) purn Bimantoro (mantan Kapolri)

Bintang Mahaputra Utama

1. Achmad Sodiki (mantan hakim MK)

2. Hardjono (mantan hakim MK)

3. Ahmad Fadli Sumadi (mantan hakim MK)

4. Muhammad Alim (hakim MK)

5. Laksamana TNI (purn) Marsetio (mantan KSAL)

6. Marsekal TNI (purn) Ida Bagus Putu Dunia (mantan KSAU)

7. Harbrinderjit Singh Dilon (mantan utusan khusus presiden untuk penanggulangan kemiskinan)

8. Busyro Muqoddas (mantan Ketua KY dan Pimpinan KPK)

9 Haryono Umar (mantan komisioner KPK)

10. Tahir Saimima (mantan komisioner KY)

11. Mustofa Abdullah (mantan anggota KY)

12. Zainal Arifin (mantan anggota KY)

13. Soekotjo Soeparto (mantan anggota KY)

14. Sabam Sirait (mantan anggota DPR PDI-P)

15. Syafii Maarif (mantan Ketum PP Muhammadiyah)

16. Franz Magnis Suseno (filsuf dan budayawan)

17. Surya Paloh (tokoh pers nasional)

18. Harun Nasution (pengembang budaya moderat)

Keppres RI 84/TK/2015 tanggal 7 Agustus tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa

Bintang Jasa Utama

1. Alm Burhan Muhammad (duta besar RI untuk Pakistan)

2. Ahmad Heryawan (Gub Jabar)

3. Ganjar Pranowo (Gub Jateng)

4. Cornelis (Gub Kalbar)

5. Frans Lebu Raya (Gub NTT)

6. Christiany Eugenia Paruntu (bupati Minahasa Selatan)

7. Stephanus Malak (bupati Sorong)

8. Tri Rismaharini (walkot Surabaya)

9. Didin Hafidhuddin Maturidi (ketua Badan Amal Zakat Nasional)

10. Dato Sri Profesor Tahir (Mayapada Grup)

11. Mochtar Riyadi (Lippo Group)

12 Schoichiro Toyoda (member of the board Toyota Motor)

13. Toshihiro Nikai (chairman general council liberal democratic party)

Bintang Jasa Pratama

1. Heri Listyawati Burhan (istri duta besar RI untuk pakistan)

Keppres RI 85/TK 2015 tanggal 7 Agustus tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Penegak Demokrasi Utama.

1. Husni Kamil Manik (Ketua KPU)

2. Muhammad (Ketua Bawaslu)

Keppres RI 86/TK 2018 tanggal 7 Agustus tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma.

1. Mustofa Bisri (pengasuh Ponpes Raudlatuh Tholibin Lteteh, Rembang.

2. Gunawan Soesatyo Mohammad (sastrawan budayawan)

3. Alm. Petrus Josephus Zoetmulder (ahli sastra Jawa kuno penyusun kamus Jawa kuno-Inggris)

4. Alm. Wasi Kolodoro (Ki Tjokrowasito), komposer musik karawitan Jawa dan pendukung utama sendratari Ramayana

5. Alm. Hosesein Djajadiningrat, pelopor tradisi keilmuan

6. Alm. Nursjiwan Tirtaamidjaja, perancang busana dan batik

7. Alm. Hendra Gunawan, Pelukis dan pematung

8. Alm. Soejoedi Wiryoatmojo, arsitek. (*/aci)

loading...
Click to comment
To Top