Ribuan Pekerja di Salatiga Belum Masuk BPJS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ribuan Pekerja di Salatiga Belum Masuk BPJS

SALATIGA  – Hingga semester pertama tahun 2015 ini, ribuan pekerja perusahaan atau badan usaha (BU) di Kota Salatiga ternyata belum terdaftar menjadi peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dari sini, BPJS Kesehatan langsung melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Salatiga.

Kepala Kantor Layanan Operasional (KLO) BPJS Kesehatan Kota Salatiga, Hafidz Nugroho mengatakan, bahwa kini pihaknya terus menerus mengimbau kepada masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan mandiri kepala keluarga (KK) secara gotong royong. Sedang, untuk badan usaha yang belum mendaftarkan karyawannya masuk ke BPJS akan dilakukan bersama Dinsosnakertrans Salatiga.
Pasalnya, Dinsosnakertrans sebagai dinas yang menangani perusahaan di Kota Salatiga serta perusahaan yang ada di daerah perbatasan.
“Hingga pertangahan Juli 2015 ini, ribuan karyawan perusahaan yang belum didaftarkan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja. Jumlah keseluruhannya mencapai 200 ribu jiwa. Untuk jumlah perusahaan yang telah mendaftarkan karyawannya mencapai 360 badan usaha,” jelas Hafidz Nugroho kepada Rakyat Jateng, di ‘press room’ Pemkot Salatiga, Kamis (13/8).
Ditambahkan, bahwa klaim biaya pengobatan kesehatan yang dikeluarkan BPJS di KLO Salatiga mencapai Rp 8 miliar per bulan. Klaim itu untuk RSUD Salatiga mencapai Rp 5 miliar dan untuk RS ‘Dokter Asmir’, RS Puri Asih serta RS Paru Ario Wirawan (RSPAW) mencapai Rp3 miliar.
Kabag Humas Pemkot Salatiga, Adi Setiarso SE mengatakan, bahwa program BPJS ini adalah program pemerintah yang baik dalam rangka menjamin kesehatan warganya. Untuk itu, warga yang belum mendaftarkan diri secepatnya mendaftar. (hes)

loading...
Click to comment
To Top