Rupiah Keluar dari Fundamental – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Rupiah Keluar dari Fundamental

FAJARONLINE, JAKARTA — Guncangan terhadap nilai tukar rupiah disikapi Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK). Forum merumuskan dua kebijakan jangka pendek untuk mengatasinya. Selain meningkatkan investasi pemerintah dan swasta, juga meningkatkan daya beli masyarakat.

FKSSK yang dihadiri empat pimpinan lembaga keuangan, Menkeu Bambang Brodjoengoro, Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan C. Heru Budiargo sepakat bahwa nilai tukar rupiah saat ini tidak mencerminkan nilai fundamentalnya.

Bambang Brodjoengoro menguraikan, untuk meningkatkan daya beli, dengan menjaga inflasi termasuk antisipasi el nino. Kebijakan lain adalah kenaikan Pendapatan Tidak Kena Pajak. “Kami pastikan itu bisa berjalan mulus,” tuturnya.

Untuk menaikkan investasi, minggu depan Kementerian Keuangan mengeluarkan peraturan baru tax allowance dan mempercepat insentif fiskal untuk Kawasan Ekonomi Khusus.

Bambang mengungkapkan, penyebab utama pelemahan nilai tukar rupiah dalam dua hari terakhir adalah depresiasi Yuan. Sementara tekanan pada pasar saham dan pasar Surat Berharga Negara (SBN) merupakan kombinasi antara sentimen negatif eksternal serta proyeksi kinerja emiten yang lebih rendah daripada ekspektasi investor.

Meski begitu, Bambang menekankan, kondisi makro ekonomi Indonesia terkendali meski ada tantangan besar dari eksternal maupun domestik. Stabilitas keuangan Indonesia juga masih terjaga dan terkendali.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengungkapkan fenomena tidak menyenangkan soal penguatan dolar AS terus memberi tekanan pada rupiah dengan depresiasi 2,47 persen (qtq). Hal tersebut terutama dipicu kekhawatiran kenaikan suku bunga acuan The Fed dan penyelesaian krisis Yunani. (sbi-taufik-hik/ars-rif)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 14 Agustus 2015

loading...
Click to comment
To Top