Pesta Rakyat Tanggungrejo Ramai-ramai Cintai Sungai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Pesta Rakyat Tanggungrejo Ramai-ramai Cintai Sungai

SEMARANG, RAJA – Pesta Rakyat Tanggungrejo bakal kembali hadir untuk kali ke empat. Tahun ini, tradisi untuk menjaga kelestarian kehidupan sungai tersebut akan digelar selama tiga hari, mulai 19 Agustus mendatang.

Penggagas acara, Thomas Edy Djohar memaparkan, Pesta Rakyat Tanggungrejo 2015 akan melibatkan seniman, budayawan dan komunitas di Semarang. Event ini akan dibuka pada Rabu (19/8) pukul 20.00 di halaman SD Pangudi Luhur Vincentius, Tanggungrejo, Kaligawe, dengan menampilkan kethoprak dengan lakon Suminten Edan yang akan diperankan oleh Widihastuti Djohar.

Dikatakannya, sungai telah memberikan kehidupan, maka selayaknya kita menyadari untuk menjaga dan berperilaku arif terhadap sungai dan tanah. “Pentingnya menghargai keindahan sungai, dan pentingnya menjaga lingkungan adalah pesan bagi kita untuk sadar tentang lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Sungai dan lingkungan kita bukan hanya menjadi alat politik semata, tapi bagaimana kita memberikan nuansa kesenian biar tampak memiliki nilai estetika,” kata dia.

Setelah pembukaan pada 19 Agustus, Pesta Rakyat Tanggungrejo akan kembali hadir pada 22 dan 23 Agustus. Nantinya pesta rakyat tersebut akan ditutup dengan kirab seni kerakyatan pada pagi harinya yang dimeriahkan penampilan barongsai, dram blek, rebana shalawatan, penganten kajen, dan beragam hiasan karnaval dari masyarakat.

Pada kirab seni kerakyatan juga akan ditampilkan performance art dengan tema metaekologi yang menampilkan budayawan Eko Tunas, Basa Basuki, Bowo Kajangan, Lukni Maulana dan sajian dari Teater Gema.

Acara penutupan tidak hanya diisi dengan kirab seni kerakyatan, tapi juga akan menampilkan beragam sajian yang berkualitas seperti pembacaan puisi dari penyair Nasional Wage Tegoeh Wijono dari Purwokerto, Budayawan Semarang Djawahir Muhammad, Kumandang Sastra, penampilan dari Pemblusukan, Shendon dari Kudus dan akan diiringi dengan musik keroncong.

Acara pesta seni kerakyatan ini terbuka untuk umum, tidak dipungut biaya. Panitia memersilakan bagi para pemangku kesenian untuk dapat menampilkan hasil kreasinya pada pesta kerakyatan ini. (MS)

Click to comment
To Top