Surat Sakti Bikin Kubu Djaman-Ta Bersorak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Surat Sakti Bikin Kubu Djaman-Ta Bersorak

FAJARONLINE, SUNGGUMINASA — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gowa, semakin seru. Pasangan Sjahrir Sjafruddin Daeng Jarung-Anwar Usman (Djaman-Ta), yang dianggap oleh KPU Tidak Memenuhi Syarat (TMS), hampir pasti lolos.

Peluang bagi Djaman-Ta untuk ikut di Pilkada Gowa setelah KPU meminta Panwaslu setempat tidak melanjutkan lagi sidang sengketa pemilihan, Jumat 14 Agustus. Permintaan KPU itu setelah mendapat surat edaran dari Bawaslu RI.

Sidang sengketa pemilihan di kantor Panwaslu Gowa, Jumat sore, 14 Agustus, yang sempat tegang, tiba-tiba berganti riuh. Para pengunjung di luar area sidang bersorak. “Hidup KPU, Hidup Golkar”.

Ketegangan hilang lantaran dalam proses sidang, KPU Gowa membawa kertas surat edaran Bawaslu RI. KPU Gowa mempertanyakan kepada majelis hakim ad hoc Panwaslu Gowa perihal kekuatan surat edaran itu.

Surat dengan diktum Penyampaian Keputusan Pleno Bawaslu RI itu dianggap sebagai “senjata” bagi kubu Sjahrir Sjafruddin Daeng Jarung-Anwar Usman (Djaman-Ta). Gugatan Djaman-Ta sudah hampir pasti dikabulkan jika merujuk surat edaran itu. Di area sidang, surat itu diistilahkan dengan “surat sakti”.

“Kalau memang surat pleno Bawaslu-RI yang akan dijadikan rujukan dalam menangani sengketa pemilihan ini, maka buat apa berlama-lama. Segera diputuskan,” kata Ketua KPU Gowa, Zainal Ruma. (zuk-iksan/rif-ars)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 15 Agustus 2015

Click to comment
To Top