Gubernur Pimpin Upacara Bawah Laut – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Gubernur Pimpin Upacara Bawah Laut

AMBON — Gubernur Maluku, Said Assagaff ditunjuk menjadi inspektur upacara saat  pengibaran bendera merah putih di bawah laut, Senin siang tadi.
Upacara bawah laut itu dilakukan di tiga kota di Indonesia, yakni Aceh, Manado dan Kota Ambon. Di kota berjuluk manise ini, upacara pengibaran bendera di dasar laut dilakukan sekira pukul  13.00 WIT.  Upacara dilakukan  pada kedalaman 9 sampai 16 meter di perairan Tapal Kuda, Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.
Pengibaran bendera yang melibatkan 200 orang peserta, baik itu yang berasal dari komunitas diving  dan personil TNI AL, itu berjalan cukup lancar. Bahkan, warga Ambon cukup antusias mengikutinya. Pantauan Fajar Online, warga sudah  memadati bibir pantai, sejak  pukul 09.00 WIT, sebagian warga malah ikut  berenang dan mengabadikan moment tersebut.

Salah satu warga yang ditemui  mengaku, senang menyaksikan momentum langkah tersebut. “Kami sangat senang menonton langsung upacara dalam air ini, karena baru pertama kali dilakukan di sini,” tutur Maria, seorang  warga Air Salobar.  Maria yang datang dengan tiga anaknya juga mengaku bangga, upacara tersebut dilaksanakan di Kota Ambon.
Selain upacara, detik-detik proklamasi di bawah laut itu juga dimanfaatkan untuk menanam 1.000 anakan terumbu karang sebagai realisasi dari program nasional penyelamatan terumbu karang  oleh TNI AL dan pihak terkait.

Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan, proses pengibaran bendera di dalam laut tidak mendapat kendala apa-apa. ”Allhamdulillah tadi (red) cukup tenang tidak ada arus, sehingga semuanya lancar dan aman,” kata Assagaff sesaat setelah keluar dari laut. Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan upacara HUT kemerdekaan dalam laut yang pertama kali di Kota Ambon, merupakan awal kemajuan pembangunan di Maluku. “Kesuksesan upacara HUT proklamasi di lapangan merdeka dan di dalam laut ini mudah-mudahan laut merupakan awal kita untuk membangun Maluku,” tuturnya.

Assagaff menambahkan, tidak hanya membangun potensi perikan dan kelautan tetapi potensi di seluruh bidang. “ Jadi di momentum HUT proklamasi ini, bukan hanya terumbu karang maupun perikanan dan kelautan yang kita bangun, tetapi di bidang periwisata ekonomi, bidang berhubungan dan yang lain juga kita majukan ke depan,” kuncinya. (ARLIS)

loading...
Click to comment
To Top