Panitia Konvoi Moge di Jogjakarta Salahkan Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Panitia Konvoi Moge di Jogjakarta Salahkan Polisi

JAKARTA – Indro Warkop, komedian pecinta motor gede alias moge ini ternyata sudah mengetahui kabar tak sedap tentang komunitas hobinya itu yang terjadi di Jogjakarta. Peristiwa itu, kata Indro, terjadi dalam acara Indonesia Bikers Week (IBW) kala seluruh rombongan menuju Prambanan dari tempat awal.

Sebagai panitia, Indro mengatakan IBW sudah mengantongi izin Polres setempat. Sebab, terdapat empat ribu motor dari ratusan club dari seluruh Indonesia. Mereka menuju Prambanan untuk menghadiri acara perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70. Pengibaran bendera sebanyak tujuh puluh buah, itulah acara utamnya.

“Saya, jauh hari sudah bilang kita harus sopan. Saya ini bikers, enggak pernah dikawal (polisi), mau ada acara sekalipun, dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Itu acara sudah dapat izin dari Polres setempat buat kawal bikers memakai ring road agar tertib. Kalau melanggar lampu merah, bisa dilihat sudah ada polisi di situ. Jadi, salahin polisinya kalau soal itu,” ungkap Indro saat dihubungi JPNN.com, Minggu (16/8).

Meski demikian, Indro menjelaskan sebagai anggota Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) tidak berada di tempat kejadian. Tapi, dia terus pantau perjalanan itu.

“Saya lagi di Pasuruan, enggak ikut acara itu (IBW). Malah saya datang ke acara Motor Antique Club Indonesia (MACI), karena saya mendapat penghargaan kehormatan tadi malam,” kata Indro.

Atas kejadian itu, Indro hanya dapat mengambil hikmah atas perilaku bikers yang diberitakan mengeroyok seorang pengendara sepeda. Indro tak memungkiri, bikers sekarang memiliki perbedaan dengan masanya dulu.

“Ini sebenarnya hal positif. Karena ke depannya akan terus ada acara seperti itu. Ya, menghilangkan memang enggak bisa ya, tapi setidaknya mengurangi. Karena saya sudah bilang, kita di Jogjakarta untuk senang-senang. Hormatilah orang Jogja. Malah saya bilang, sampai di sana, jalan-jalan naik andong ke Malioboro. Kita ini juga masyarakat biasa, bukan masyarakat kelas VIP,” tegas Indro.(mg3/jpnn)

Click to comment
To Top