Kontraktor Lokal Minta Perhatian Serius Pemkab – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Kontraktor Lokal Minta Perhatian Serius Pemkab

FAJARONLINE, BANTAENG — Jumlah kontraktor lokal di daerah ini yang tidak mendapatkan pekerjaan terus meningkat dari sekitar 300 jumlah perusahaan yang menggantungkan hidupnya terhadap proyek APBD maupun APBN, lebih dari 50 persen hanya bisa gigit jari alias meenganggur karena tidak berdayakan oleh pemerintah daerah.

Pernyataan itu diungkapkan Ketua Forum Kontraktor Lokal (Fokal) Bantaeng, Lukman.  Menurutnya, jika melihat dari Sumber Daya Manusia (SDM), sebenarnya kontraktor lokal sudah mampu bersaing dan menangani proyek-proyek besar. Hanja saja, Pemkab tidak pernah memberikan ruang kepada kontraktor lokal untuk bekerja.

“Selama beberapa tahun ini Pemkab belum memperhatikan keberadaan kontraktor lokal  secara utuh. Perhatian Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah, red) sangat minim dalam memberdayakan kontraktor lokal. Kami tidak tahu kenapa kondisi seperti ini bisa terjadi,” ungkap Luman yang juga mantan anggota DPRD Bantaeng periode 2009-2014, Selasa 18 Agustus.

Dia menyebutkan, hampir setiap tahun kegiatan proyek yang dilaksankan di Bantaeng, lebih banyak dikerjakan kontraktor luar. Sehingga jika kondisi  terus terjadi dikhawatirkan kontraktor lokal semakin  terpuruk dan mati.

Lukman mengaku, sudah menyampaikan keresahan para kontraktor kepada segenap anggota DPRD termasuk kepada pimpinan DPRD, agar kontraktor lokal bisa diberdayakan. Meski diakuinya, persoalan ini belum disampaikan ke Bupati, namun pihaknya sangat yakin kondisi yang dialami ratusan kontraktor sudah diketahui Bupati Bantaeng.

“Kami meminta kepada pemangku kepentingan untuk memperhatikan keresahan yang dialami ratusan kontraktor lokal yang sudah bertahun-tahun  menganggur dan menjadi penonton di kampungnya sendiri. Kepada Bupati dan anggota DPRD agar serius menyikapi dan memperhatikan masalah sosial ini. Kami ingatkan, persoalan yang kami hadapi menyangkut perut,” tegas Lukman.

Dia berjanji akan mengawal pelaksanaan APBD Bantaeng  dan akan melakukan aksi guna memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat Bantaeng.  “Keresahan yang dialami ratusan kontraktor lokal sudah sangat luar biasa.  Jadi ketika masalah ini tidak mendapat perhatian serius, maka bisa  berakibat terhadap stabilitas daerah,” tandasnya. (taq/wik)

loading...
Click to comment
To Top