PDIP Akan Meminta Lagi Jatah Menteri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

PDIP Akan Meminta Lagi Jatah Menteri

JAKARTA-PDI Perjuangan memastikan penyusunan komposisi kabinet adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski menteri dari banteng bertambah jadi empat dengan masuknya Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjojanto.

Sebelum reshuffle Kabinet Kerja, dalam pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) terdapat tiga menteri dari PDIP yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri Koperasi dan UKM Agung Gede Ngurah Puspayoga.

“Kita ikhlas dapat empat menteri. Karena indikasi Jokowi-JK langsung ke PDI Perjuangan,” kata Wakil Sekjen PDIP Achmad Basarah di gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8).

Dia mengungkapkan, sebenarnya PDIP menginginkan enam kader duduk dalam kabinet Jokowi-JK. Baik sebagai menteri maupun jabatan yang setingkat.

PDIP menilai pemerintahan Jokowi-JK belum dapat menjawab keinginan partai, yakni dalam rangka menyejahterakan rakyat sejak dilantik Oktober 2014 lalu.

“Kok lamban pemerintahan ini berjalan, itu dasar kita kritik. Kalau kita sudah mengalami mengganti tapi masih lamban, kenapa tidak kita tambah (menteri dari PDIP),” jelas Basarah.

Meski begitu, anggota Komisi III DPR tersebut menampik jika dikatakan reshuffle Kabinet Kerja atas permintaan PDIP. Melainkan, untuk memenuhi kepentingan rakyat. “Itu analoginya, bukan permintaan PDIP. Apalagi PDIP legowo,” tegas Basarah. [zul/rmol]

Click to comment
To Top