Bayi Gizi Buruk Dirujuk ke RSUD Polewali – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Bayi Gizi Buruk Dirujuk ke RSUD Polewali

FAJARONLINE, POLEWALI -Bayi berusia empat tahun penderita gizi buruk beratnya hanya tujuh kilogram sudah mendapat penanganan khusus. Hasti dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali, Rabu 19 Agustus.

Ia dibawah oleh bidan Puskesmas Kecamatan Mapilli, Polman, Fatmawati dan didampingi oleh nenek Hasti, Dawia. “Sudah ada ditangani, dan biaya pakai BPJS,” ujar Fatmawati saat ditemui di ICU RSUD Polewali, kemarin.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini, juga tak mendapatkan perawatan yang maksimal, untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Hasti ditinggal orang tua yang telah bercerai. Ibu Hasti, Hasnawati, pun memilih bekerja di Malaysia, sedangkan ayah, tidak diketahui keberadaannya.

Hasti hanya dirawat oleh sang nenek, Dawia, 70 tahun, di Desa Rumpa Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Dawia yang berjuang merawat Hasti dan kedua saudara, Hasni, 5 tahun, dan Hasra, 3 tahun.

Untungnya, kedua saudara Hasni, tak mengalami nasib sama dengannya. Keduanya suadara kondisi normal. “Beratnya Hasni 7 kg, kalau adeknya tiga tahun beratnya 10 kg,” tutur Dawia.

Bila Dawia pergi bekerja mencari kepala yang jatuh dibelakang rumah. Hasni akan dititip Hasra adiknya. “Adiknya yang biasa jaga, saya pergi cari kepala, ka kalau tidak begitu, tidak ada penghasilan,” ujarnya.

Dawia hanya bergantung hidup dari kepala. Sehari-hari, Dawia hanya punya penghasilan Rp3.000, itupun jika berungtung. “Biasa juga ada, juga tidak,” ungkapnya.

Tak hanya gizi buruk diderita, Hasti. Waktu lahir Hasti, juga pernah alami operasi bibir sumbing. Akan tetapi, kondisi Hasti, juga belum normal sepenuhnya, balita ini juga tidak memiliki langit-langit mulut. Kini bayi ini telah dirawat oleh pihak RSUD Polewali. Boleh saja, Hasti dirawat, akan tetapi untuk biaya keseharian nenek, Dawia,dia merasa kebingungan mencari biaya.

Kepala Dinas Kesehatan Polman, Nurwan Katta, mengakui jika pemerintah telah menangani kasus gizi buruk yang diderita oleh Hasti. “Sudah ditangani oleh puskesmas, dan Hasti, bukan penemuan baru, tapi selalu dirawat dan soal biaya untuk gizi buruk akan ditanggung pemerintah,” ujarnya. (ham)

loading...
Click to comment
To Top