Razman Mundur Gara-Gara Sikap Istri Muda Gatot – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Razman Mundur Gara-Gara Sikap Istri Muda Gatot

JAKARTA – Senin, (18/8) Razman Arif Nasution mengambil keputusan mengejutkan. Pengacara asal Mandaling Natal itu mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri keduanya Evy Susanti. Menurut Razman, ada dua alasan penyebab dirinya mundur sebagai kuasa hukum Gatot dan Evy.

“Pertama, Ibu Evy terlalu mengintervensi, mengatur-atur cara kerja saya, juga mengatur pernyataan-pernyataan saya,” kata Razman, tanpa mau memberikan contoh seperti apa sikap Evy yang disebutnya terlalu mengintervensi itu.

Alasan kedua, menurut Razman, Evy tidak mau terbuka terkait perkara penyuapan hakim PTUN Medan, yang menjadikannya sebagai tersangka. “Tidak mau terbuka, jadinya pusing saya. Saya mundur,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 10 Agustus 2015, Razman sudah melontarkan pernyataan bahwa dia mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. Namun, alasan yang disampaikan saat itu bukan karena adanya intervensi Evy.

Saat itu, dia mengaku mendapat banyak tekanan, bahkan ada yang mengancam akan menembaknya. Razman ketika itu juga mengaku sudah menyampaikan kepada Gatot dan Evy mengenai derasnya tekanan dan intervensi ini. Termasuk keinginannya mengundurkan diri jika kedua kliennya itu tidak konsisten untuk mengungkap perkara ini secara gamblang.

Lebih lanjut Razman mengatakan, keputusannya mengundurkan diri itu tidak disampaikan langsung ke Evy dan Gatot. Melainkan, hanya disampaikan kepada pihak keluarga keduanya. Nah, kemungkinan Gatot dan Evy baru tahu pengunduran diri Razman itu pada Kamis (20/8) besok.

“Karena Kamis itu kan jadwal kunjungan keluarga ke tahanan,” ujar Razman, seraya mengatakan bahwa bukan hanya dirinya saja yang mengundurkan diri, tapi juga seluruh anggota kuasa hukum di timnya yang dulu ikut meneken surat kuasa.

Mengapa tidak menyampaikan langsung pengunduran diri itu kepada Evy dan Gatot? Razman beralasan, kalau sikap itu disampaikan langsung, kemungkinan besar keduanya akan keberatan dan terus memintanya untuk tetap mendampingi dalam menghadapi kasus dugaan korupsi bansos dan suap hakim PTUN Medan. (sam/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top