Jokowi Gunakan KPK untuk Pencitraan? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Jokowi Gunakan KPK untuk Pencitraan?

JAKARTA—Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus sungguh-sungguh memikirkan Negara, jangan delegasikan tugas-tugas presiden kepada orang-orang yang pikirannya sektoral.

Pernyataan Fahri tersebut terkait jawaban Presiden Jokowi atau Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), jika ditanya bagaimana pemberantasan korupsi.

“Pak Jokowi dan Pak JK, kalau ditanya soal pemberantasan korupsi, jawabannya selalu serahkan ke KPK. Tidak boleh begitu, sebab KPK itu bukan pilihan rakyat. Yang dipilih rakyat secara langsung itu adalah Jokowi-JK. Bukan Abraham Samad atau Taufiqurrahman Ruki,” kata Fahri Hamzah, dalam diskusi publik “Menimbang Eksistensi KPK”, diselenggarakan Koalisi Rakyat Indonesia, di Jakarta, Kamis (20/8).

Kalau jawaban dua pemimpin tersebut terus menerus seperti itu, menurut politikus PKS ini, berarti Jokowi-JK masih saja menggunakan KPK untuk pencitraan.

“Saya mau ingatkan, mau dibawa kemana negara ini, kalau masih pencitraan terus. Anda berdua adalah orang yang paling bertanggung memberantas korupsi, bukan KPK. Sebab rakyat telah memberikan amanat kepada anda,” tegasnya.

Khusus terhadap Presiden Jokowi, Fahri Hamzah meminta agar pidato Ketua Umum Partai PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarputri jadi perhatian khusus.

“Kalau Pak Jokowi tidak tersentak dengan pidato Bu Mega tentang KPK, ada yang salah dengan Pak Jokowi,” pungkasnya. (fmc)

loading...
Click to comment
To Top