Mangkir Kerja 46 Hari, PNS Dipecat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Mangkir Kerja 46 Hari, PNS Dipecat

TEMANGGUNG, RAJA – Karena mangkir kerja selama lebih dari 46 hari tanpa keterangan, seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di RSUD Kabupaten Temanggung diberhentikan secara tidak hormat oleh Bupati Temanggung. Sedangkan tiga oknum PNS di lingkungan Pemkab Temanggung juga terancam sanksi yang sama karena diketahui bolos kerja tanpa alasan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Temanggung, Djafar Umar ketika dikonfirmasi di kantornya Rabu (19/8) membenarkan bila Bupati Temanggung telah mengeluarkan SK pemberhentian tidak hormat salah satu PNS  RSUD Temanggung bulan Juli lalu.

“Sesuai dengan PP 53 tahun 2010 yang bersangkutan telah melanggar disiplin pegawai negeri sipil kategori pelanggaran berat, karena mangkir kerja selama lebih 46 hari,” katanya.

Djafar yang enggan menerangkan secara detail siapa PNS tersebut mengungkapkan sebelum diberhentikan sebenarnya pihaknya telah melakukan pendekatan, dengan memanggil yang bersangkutan, namun setelah dipanggil sebanyak lebih dari tiga kali oknum PNS tersebut tidak punya itikad baik untuk memperbaiki kinerja. “Makanya bupati melakukan tindakan tegas berupa pemberhentian tidak hormat,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain oknum PNS RSUD tersebut, saat ini ada enam PNS lainnya di lingkungan Pemkab Temanggung yang terancam  dan sudah dikenai sanski berat. Tiga PNS terancam diberhentikan karenan alasan yang sama yaitu mangkir kerja, sedangkan 3 lainnya dibebaskan dari jabatan karena melanggar PP 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi pegawai negeri sipil.

“Selain sebagai efek jera pemberian sanksi bagi PNS juga untuk meningkatkan kedisiplinan para pegawai negeri sipil, dan supaya PNS lainya tidak melakukan pelanggaran yang sama,” pungkasnya.

Sementara itu Kabid Administrasi dan Pembinaan Pegawai, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Temanggung, Suhartono mengatakan dibanding 2014 lalu jumlah PNS yang dikenai sanksi akibat melakukan pelanggaran berat menurun cukup tajam.

“Tahun 2014 ada 25 PNS yang dikenai sanksi, diantaranya  8 PNS yang diberhentikan, 2 diberhentikan dengan hormat, 6 secara tidak hormat. Untuk tahun 2015 hingga bulan Agutus baru 7 PNS yang dikenai sanksi, satu diantaranya diberhentikan secara tidak hormat,” terangnya. (din)

To Top