Pencuri Ternak, Terancam Penjara 7 Tahun – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Pencuri Ternak, Terancam Penjara 7 Tahun

FAJARONLINE, BULUKUMBA — Residivis pelaku pencurian ternak (Curnik) Ahmad Kamisun Alias Accung, Alias Alling alias Angga (26) warga Bulukumba yang menetap di BTN Birea kecamatan Pajukukan Kabupaten Bantaeng terancam pasal berlapis dengan ancaman penjara 7 tahun.

Kepala Unit (Kanit) Reserse Umum (Resum) Polres Bulukumba Aiptu Arifin Tika yang ditemui diruang kerjanya mengatakan kalau barang bukti yang disita dari tangan pelaku curnik yakni Belasan TV LCD dari berbagai ukuran, 3 buah lactop, pemutar kaset termasuk ratusan rokok yang merupakan hasil operasi pelaku.

“Saat ini kami masih simpang barang bukti yang disita dari tangan pelaku, sementara pelaku kami amankan di Polres untuk menjalani pemeriksaan” katanya.

Arifin Tika mengatakan kalau pelaku ditangkap beberapa hari lalu, setelah polisi melakukan penyelidikan dan hasil informasi dari masyarakat, dalam pemeriksaan terhadap pelaku mengaku melakukan aksinya didalam kawasan kota kabupaten Bulukumba dan termasuk Ulu Tedong Kecamatan Ujung Loe.

Lanjut Arifin kalau pelaku melakukan aksinya bukan hanya satu orang namun kejahatan pencurian electronik ini melibatkan jaringan yang terkordinir dan saat ini masih ada dua rekan korban yaknu AL dan RS yang merupakan warga Bulukumba dalam hal ini diduga warga Desa Sampeang Kecamatan Rilau Ale yang melarikan diri.

“Dua orang rekan pelaku ini  masih sementara dalam proses pengejaran, karena pelaku informasi terahir melarikan diri ke Kalimantan dan sudah menjadi daftar pencarian orang (DPO)” katanya.

Rencananya polisi juga akan melakukan expose semua barang bukti yang disita dari pelaku, expose ini rencananya akan dilakukan Kamis 21 Agustus di Mapolres Bulukumba yang akan di hadiri lansung oleh kasat reskrim Polres Bulukumba AKP Jamar Faturahman.

Pelaku Ahmad Kamisun Alias Accung, Alias Alling alias Angga ini terancam pasal 363 sub 362 dengan acaman penjara minimal 7 tahun, bukan hanya itu polisi juga akan mengajukan pasal residivis, karena pelaku sudah tidak kali di proses dengan kasus yang sama yakni tahun 2007-2008 dan tahun ini, sehingga kemunkinan pelaku akan dikenakan pasal berlapis.

Dalam proses penyelidikan ini polisi mengalami kendala, karena sampai saat ini masyarakat yang menjadi korban banyak yang tidak melaporkan hal ini kepolisi, sehingga kepolisian berharap agar para warga yang memang merasa telah mengalami pencurian electronik untuk melapor ke polres untuk dilakukan pengembangan” kata Arifin.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Jamal Faturahman menbenarkan kalau pihaknya akan melakukan Expose kasus curnik di Polres Bulukumba, hal ini bertjuang untuk mengetahui barang bukti yang di ambil pelaku dan diamankan polisi saat ini.

“Pelaku saat ini kamis masih tahan di Sel tahanan Polres Bulukumba  dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan” kata Jamal di Mapolres Bulukumba. (taq)

loading...
Click to comment
To Top