Teknologi RealSense Bikin Interaksi dengan Komputer Makin Humanis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Teknologi RealSense Bikin Interaksi dengan Komputer Makin Humanis

FAJARONLINE, MAKASSAR—Komputer telah berevolusi secara signifikan dalam tiga dekade terakhir ini. Tapi dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi perubahan yang cepat dalam cara orang berinteraksi dengan perangkat komputernya.

Country Manager Intel Indonesia, Harry K. Nugraha menjelaskan bahwa Intel telah mengembangkan teknologi cara berinteraksi dengan komputer yang mirip dengan cara kita berinteraksi dengan keluarga dan teman-teman kita.

“Teknologi yang sekarang lebih dikenal sebagai Intel RealSense memungkinkan kita untuk menggunakan perangkat komputer dengan cara baru untuk belajar, bermain, dan berkomunikasi secara real time. Dengan teknologi berbasis kamera ini, kita sekarang dapat mengontrol perangkat dengan lambaian tangan, senyuman bibir, kedipan mata dan usapan tangan,” kata Harry seperti dalam rilis diterima FAJAR, Kamis 20 Agustus.

Teknologi RealSense telah menunjukkan bahwa kita dapat mengembangkan lebih banyak perangkat komputer yang bisa berinteraksi dengan lebih manusiawi. Ketika komputer bisa merasakan kedalaman, mengalihkan fokus mereka dan membaca emosi manusia atau gerak tubuh, akan terbuka kemungkinan baru adanya perangkat yang lebih bermanfaat dalam kehidupan kita.

Karena komputer dapat memahami gerakan tangan dan kepala, bahkan ekspresi wajah, maka kita bisa berinteraksi dengan komputer seperti halnya kita berinteraksi dengan orang-orang sekitar.

Menurut Harry, ada empat hal yang dimungkinkan dengan adanya teknologi RealSense. Keempat hal tersebut adalah cara yang lebih baik untuk berkolaborasi, cara kita mengambil foto, membuat dunia dalam 3 dimensi dan kamera yang bisa untuk mengukur.

Intel RealSense memungkinkan kita untuk lebih baik dalam berkolaborasi karena bisa memutuskan suatu hal bersama-sama dalam sebuah percakapan interaktif sehingga bisa berbagi segala sesuatu mulai dari ide sampai dengan berkas.

Dengan Intel RealSense snapshot, kita akan bisa mengubah fokus setelah mengambil foto, sehingga kita bisa mengambil foto dan bermain dengan perspektif yang berbeda kemudian.

Sementara dengan Intel RealSense 3D, kita bisa memindai hal-hal dari kehidupan nyata, seperti sebuah karya seni, mainan anak-anak, bahkan wajah kita sendiri untuk dibuat versi 3D-nya secara digital.

Intel RealSense pada kamera memungkinkan untuk mengetahui siapa yang paling banyak menangkap udara. Kita akan segera mudah untuk mengetahuinya, hanya dengan mengambil foto pada tablet dan melakukan pengukurannya di layar.

“Teknologi memiliki kemampuan untuk memperkaya kehidupan masyarakat dan memberikan pengalaman yang luar biasa. Jadi bagaimana kita bisa membuat sebanyak mungkin teknologi yang mengubah segalanya,” pungkas Harry. (aci)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top