Tim AIS Tanggapi Santai Kampanye Hitam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Tim AIS Tanggapi Santai Kampanye Hitam

FAJARONLINE, BARRU-— Maraknya kampanye hitam (black campaign) yang ditujukan ke kandidat bupati Barru Andi Idris Syukur, ditanggapi santai kubu Idris. masuk Tokoh yang masuk kategori berpengaruh versi Rakyat Sulsel ini bahkan menjadikan kampanye hitam itu sebagai energi baru.

Juru Bicara Idris-Suardi, Arif Saleh mengatakan, tudingan dan beragam fitnah yang dialamatkan ke kandidatnya diyakini tidak akan berpengaruh banyak. Alasannya, masyarakat sudah bisa memilah, mana yang layak diyakini maupun yang tidak bisa dipercaya.

“Namanya akun palsu, pasti dia buat beragam tudingan untuk menjelek-jelekkan kandidat yang ingin diserangnya. Kita sih tidak terpengaruh soal itu, karena kenyataannya memang tidak seperti yang ditudingkan,” kata Arif menanggapi santai, Kamis, 20 Agustus.

Arif menambahkan, penggunaan akun palsu untuk menjatuhkan seseorang merupakan bukti jika mereka takut memunculkan identitas resminya. Sebab bila mengatasnamakan akun resminya, mereka pasti khawatir dan berpikir berurusan dengan aparat, jika tudingannya tidak benar.

Meski demikian, pihaknya tetap meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi. Pasalnya, suasana kondusif yang tercipta selama ini mesti harus dipertahankan. “Fitnah jangan dibalas fitnah. Berniat baik saja, belum tentu orang menanggapi baik. Apalagi kalau kita mau berbuat buruk. Pak Idris maupun Pak Suardi selalu mengingatkan, kita boleh bersaing, tapi jangan menjelek-jelekkan orang,” katanya.

Sekadar diketahui, seolah terorganisir, kampanye hitam itu massif dilakukan oleh berbagai akun facebook palsu, baik menulis status di dinding facebooknya, maupun mengoplaud beragam gambar dan kalimat memfitnah di group “Orang Barru”.

Tema kampanye hitamnya pun beragam. Mulai isu korupsi, Idris bersembunyi, hingga kandidat doktor lingkungan dan pembangunan itu diisukan diacuhkan saat perayaan HUT RI, meski kenyataannya tidak seperti itu.

Di group facebook Orang Barru, akun bernama Poetri Kingtamani, AbisMi, Andi Iblis Suardi, tercatat hampir setiap saat membuat kata-kata kasar yang dialamatkan ke Idris-Suardi.

Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi diberbagai kesempatan mengakui, jika pihaknya sudah memantau keberadaan akun palsu yang banyak bertebaran jelang pilkada, termasuk di Barru.

Menurut dia, Bawaslu akan berkoordinasi dengan pihak berwenang, seperti aparat kepolisian untuk melacak, sekaligus menindak para pengelola akun palsu tersebut yang dianggap bisa merusak tataran proses demokrasi. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top