Megan Fox Utamakan Karir Ketimbang Pernikahan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Megan Fox Utamakan Karir Ketimbang Pernikahan

FAJARONLINE, HOLLYWOOD – Keharmonisan rumah tangga pasangan Megan Fox dan Brian Austin Green telah berakhir. Masalah karir menja­di pemicu retaknya pernikahan yang sudah memasuki usia ke enam tahun tersebut.

Kasus perceraian yang me­landa rumah tangga pasangan hollywood makin bertambah. Setelah Jennifer Garner dan Ben Affleck, Blake Shelton dan Miranda Lambert, berikutnya menyusul Megan Fox dan Brian Green yang bakal mengakhiri kisah rumah tangganya.

“Megan telah berpisah dari Brian. Banyak cobaan yang mer­eka alami,” kata seorang sumber seperti dikutip dari Us Weekly.

Sang sumber tersebut menu­turkan, keretakan sudah terjadi pada rumah tangga yang telah dikaruniai dua orang anak itu. Megan dan Brian sebenarnya telah mencoba untuk mempertah­ankan perkawinan tersebut. Tapi apa boleh buat, keduanya yang te­lah sebelas tahun bersama itu tak mampu menahan perpisahan.

“Mereka tetap menjaga hubungan baik demi anak-anaknya. Mereka punya dan ingin menjalani kepentingan mereka masing-masing,” tam­bah sumber.

Pasangan yang menikah pada 2010 lalu itu terakhir kali terlihat bersama di Beverly Hill pada 9 Juni lalu. Tak ada pe­rubahan yang terjadi. Bahkan orang tua dari Noah dan Bodhi itu masih mengenakan cincin pernikahan mereka.

“Mereka akan selalu men­cintai satu sama lain. Dan akan selalu ada untuk anak-anaknya. Apa pun bisa terjadi di masa yang akan datang. Namun, sekarang mereka sepakat per­pisahan adalah keputusan yang tepat,” beber sumber lagi.

Lalu, apa yang menjadi masalah di rumah tangga bin­tang film Transformer itu? “Mer­eka bertengkar gara-gara karier. Brian lebih suka melihat Megan fokus pada keluarga dari pada terobsesi mendapatkan peran di film Hollywood,” ungkapnya.

Untuk diketahui, hubungan pasangan ini memang kerap diterpa berbagai masalah. Pada 2009, misalnya Megan yang berusia 13 tahun lebih muda dari Brian memutuskan per­tunangan mereka. Saat itu pertunangan sudah menginjak usia tiga tahun.

“Perkawinan tak terasa real­istis bagi seseorang yang baru berusia 23 tahun,” ungkap Megan mengemukakan alasan­nya.

loading...
Click to comment
To Top