Pelanggan PDAM Temanggung Siap-siap Digilir – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Pelanggan PDAM Temanggung Siap-siap Digilir

TEMANGGUNG, RAJA – Memasuki musim kemarau, debit air di sejumlah sumber PDAM Tirto Agung Temanggung mengalami penurunan hingga 30 persen. Kondisi ini memaksa sebagaian pelanggan PDAM mulai kesulitan air khususnya pada jam-jam padat pemakaian.

Direktur PDAM Tirto Agung Temanggung, Edi Prasetyo, membenarkan bila saat ini terjadi penurunan debit air hingga 30 persen di beberapa sumber air milik PDAM Temanggung. Penurunan ini dikarenakan saat ini memasuki puncak musim kemarau.

“Sampai pertengahan Agustus mata air kita sudah turun sekitar 30 persen, mata air yang paling berdampak adalah mata air Tuk Mulyo  yang mengaliri Kecamatan Temanggung dan mata air Kaloran yang mengaliri pelanggan Kaloran,” katanya.

Penurunan debit mengakibatkan 10 ribu pelanggan PDAM dari total 34 ribu pelanggan di seluruh wilayah Temanggung kesulitan mendapatkan air, khususnya pada jam-jam sibuk seperti pagi hari.

“Kesulitan air yang dialami 10 ribu pelanggan itu hanya terjadi pada jam-jam sibuk saja yakni pada pagi hari pukul 06.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB dan pada sore hari yakni mulai pukul 16.00 hingga pukul 18.00 WIB. Sedangkan pada jam tidak sibuk ke-10 ribu pelanggan itu masih mendapatkan air secara normal,“ terangnya.

Ia menambahkan saat ini memang belum dilakukan penggiliran air bagi pelanggan PDAM, namun bila debit air terus menyusut pihaknya terpaksa melakukan penggiliran jatah air bersih.

“Bila kemarau ini terus berlangsung sesuai prediksi hingga Desember, kemungkinan penurunan debit mata air bisa mencapai 35 persen, jika hal tersebut terjasdi tentu kita akan ambil langkah-langkah agar pelanggan bisa terbagi rata dalam penggunaan air,’’ katanya.

Di Tuk Mulyo mengalami penurunan dari debit normal 65 liter per detik hingga kini menjadi 45 liter per detik. Penurunan hingga 20 liter dimungkinkan akan mengganggu pasokan air ke beberapa pelanggan.

“Hitung-hitungannya begini, satu liter per detik kita sudah bisa memasok air ke 100 pelangggan. Kalau sampai 20 liter berarti tinggal dikalikan. Berarti ada 2000 pelanggan yang akan mengalami gangguan,” ujar Trijoko.

Menghadapi hal ini direktur mengimbau agar para pelanggan menampung air di malam hari. Karena pada malam hari pelanggan mendapat aliran air yang lancar. Selain itu Edi juga mengimbau kepada 34.000 pelanggan PDAM supaya memanfaatkan fasilitas SMS gateaway.

“Kalau sampai ada keluhan air tidak mengalir maka silakan dilaporkan lewat sms. Pihak teknisi kami akan langsung melakukan pengecekan, apakah karena kerusakan pipa atau memang karena debit air sangat kecil. Kalau sampai sehari setelahnya masalah belum tertangani akan kami pasok menggunakan mobil tanki,” tandasnya. (*)

loading...
Click to comment
To Top