Voltase Rendah Rusak Elektronik Warga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Voltase Rendah Rusak Elektronik Warga

FAJARONLINE, MAROS — Warga Desa Aletengae, Bantimurung mengeluhkan daya listrik didaerahnya. Pasalnya, daya yang seharusnya 220 volt hanya 150 volt. .Akibat dari rendahnya voltase itu, peralatan elektronik warga banyak yang rusak.

Padahal direkening warga, mereka membayar sesuai daya listrik normal. Hal ini telah terjadi sejak 2008 lalu. Lampu 20 watt-pun hanya menyala redup di desa yang dialiri listrik sejak 1991 itu. “Kami sudah beberapa kali sampaikan ke PLN, baik lisan maupun bersurat, tapi tidak ada respon,” ujar tokoh masyarakat setempat, H Daud.
“Padahal kami membayar sama dengan tagihan pelanggan yang dayanya normal. Sebelumnya kami maklum, tapi sejak 2008 makin parah. Bahkan sebulan terakhir, peralatan elektronik dirumah lebih banyak mati,” imbuhnya.
Saat ini, jika malam tiba cahaya lilin justru lebih terang dari lampu. Warga juga memilih tidak menyalakan peralatan listrik mereka yang masih tersisa, lantaran takut rusak.
Supervisor Teknik PLN Maros, Ernes mengakui daya listrik didaerah itu memang rendah. Hal itu disebabkan jarak trafo utama cukup jauh dari desa. “Daya normal 220 volt, tapi disana hanya 150 volt, jarak travo jauh dan desa itu lokasi terakhir adanya sambungan listrik,” sebutnya.
Laporan warga, lanjut Ernes sudah beberapa kali masuk, namun pihaknya terkendala tiang untuk menambah daya trafo. Hal itu butuh persetujuan kantor PLN Sulselbar. “Kami sudah merencanakan penambahan daya, tapi memang kendalanya harus melibatkan banyak pihak, jadi bukan hanya tanggung jawab kami saja,” tandasnya. (ris/wik)

To Top